Rohman Wibowo
, Jurnalis-Jum'at, 31 Juli 2026 |07:37 WIB

Bank Dananom Raup Laba (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan keahlian total angsuran konsolidasian Rp230,1 triliun dan lonjakan untung bersih periode melangkah hingga Rp2,4 triliun di akhir Semester I-2026.
Capaian pada paruh pertama tahun ini digadang-gadang mencerminkan berjalannya kegunaan intermediasi perseroan di tengah dinamisnya kondisi ekonomi nasional. Pertumbuhan pembiayaan nan merata di seluruh lini upaya mendongkrak perolehan untung secara progresif.
"Total angsuran tumbuh 12% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Danamon mencatatkan untung bersih tumbuh 33%," kata Chief Financial Officer Bank Danamon, Theresia Andriana Widjaja, dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (31/7/2026).
Ekspansi angsuran perseroan, kata Theresia, ditopang berkah kontribusi merata dari segmen enterprise banking dan financial institution, SME banking, consumer banking, hingga keahlian anak perusahaan Danamon.
Di sisi penghimpunan biaya pihak ketiga, akumulasi rekening giro, tabungan, kasa, dan simpanan konsolidasian perseroan melonjak 14 persen secara tahunan (year-on-year) menjadi Rp181,7 triliun.
Pertumbuhan biaya masyarakat nan terhimpun turut memperkuat kapabilitas likuiditas perseroan dalam menopang upaya utama. Kondisi ini berbanding lurus dengan efisiensi biaya operasional dan perbaikan efektivitas pengelolaan akibat kredit.
"Laba operasional sebelum pencadangan alias PPOP konsolidasian tercatat sebesar Rp5,9 triliun, tumbuh 13% dibandingkan periode nan sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan untung bersih tersebut didorong oleh peningkatan pendapatan dan didukung perbaikan kualitas angsuran nan tercermin pada penurunan biaya angsuran alias Cost of Credit sebesar 12% year-on-year, serta NIM konsolidasian sebesar 8,1%," urai Theresia.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·