Dampak Cuaca, Para Jemaah Haji asal Panajam Paser Utara Alami Batuk dan Pilek

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Dampak Cuaca, Para Jemaah Haji asal Panajam Paser Utara Alami Batuk dan Pilek Jemaah haji Panajam Paser Utara.(MI/Ervan Masbanjar)

SEJUMLAH jemaah haji asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, menderita flu ialah batuk dan pilek. Hal tersebut disebabkan akibat dari cuaca di Tanah Suci Arab Saudi. Kondisi ini memang menjadi salah satu reaksi bawaan bagi seluruh jemaah haji.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten PPU Budi Atmaja menuturkan, berasas info terbaru dari master Petugas Haji Daerah (PHD) PPU sekarang nyaris semua jemaah haji PPU mulai batuk dan pilek. Namun, perihal itu wajar terjadi akibat suasana nan berbeda dengan Indonesia. 

“Penyakit batuk dan flu itu wajar terjadi akibat suasana nan beda dengan di PPU alias Indonesia pada umumnya, namun penyakit ini tidak sampai menyebabkan jemaah kudu mendapatkan penanganan medis serius,” jelasnya.

Sementara itu, pihaknya menyebut hingga sekarang belum ada jemaah haji PPU nan dinyatakan sakit berat sehingga kudu dirawat di rumah sakit di Tanah Suci. Jadi pada umumnya kondisi kesehatan jemaah dalam kondisi baik dan siap melaksanakan ibadah haji hingga tuntas.

"Sampai saat ini kami belum menerima info mengenai jemaah PPU nan alami sakit berat dan alhamdulillah semua sehat. Hal ini sesuai dengan pernyataan master PHD PPU,” ungkap Budi. 

Ia menambahkan, berasas info nan ada saat ini jumlah jemaah haji mengalami penambahan, awalnya total sebanyak 153 dengan rincian tergabung dalam Kelompok terbang alias Kloter 4 satu jemaah, kloter 8 ada 148 orang, kloter 14 satu jemaah dan kloter 15 sejumlah tiga jemaah. Hari ini direncanakan tiba jemaah haji Embarkasi Balikpapan. 

Kini, beber Budi, jumlah jemaah alami perubahan menjadi 157 orang, lantaran tambahan empat orang lagi dan masuk dalam kloter 17. Tambahan itu merupakan jemaah persediaan nan berubah status naik menjadi jemaah berangkat. Sementara itu, terdapat satu jemaah haji nan meninggal bumi di Mekah.

“Sehingga total haji, jika semua berangkat berjumlah 157 orang, namun saat pulang jumlah menjadi 156, alias berkurang satu jemaah lantaran wafat saat berada di Mekah atas nama Haru Rusdi Noto Siswoyo berumur 71 tahun, tergabung dalam kloter 8 asal Kecamatan Sepaku, meninggal bumi lantaran kelelahan saat melaksanakan ibadah haji umrah dan jasadnya telah dimakamkan di Mekah,” pungkasnya.(EM/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia