Dampak Asap Karhutla, Sekolah di Sulbar Terapkan PJJ

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Barat mengeluarkan surat info pembelajaran jarak jauh (PJJ) alias belajar dari rumah (BDR) akibat kabut asap nan menyelimuti dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dikbud Sulbar, Muhammad Nehru Sagena, melalui surat imbauan tertanggal 12 Oktober 2026, meminta kepala SMA, SMK, dan SLB se-Sulbar memantau kualitas udara di lingkungan sekolah secara berkala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengalihan tersebut tidak dilakukan secara otomatis. Sekolah wajib melaporkan dan mengoordinasikan rencana PJJ dengan Dinas Pendidikan alias pengawas sekolah setempat sebelum menerapkannya," kata Nehru dalam keterangannya, Selasa (12/10).

Nehru meminta menyesuaikan aktivitas belajar mengajar dengan kondisi kualitas udara demi menjaga kesehatan siswa dan tenaga pendidik.

"Kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, serta tenaga kependidikan kudu menjadi prioritas dalam menentukan langkah penanganan," ujarnya.

Nehru menuturkan bahwa sekolah nan berada di wilayah dengan akibat asap ringan hingga sedang diminta mewajibkan penggunaan masker bagi seluruh peserta didik dan tenaga pengajar.

"Sedangkan, aktivitas di luar ruangan, seperti olahraga dan upacara bendera, juga perlu dibatasi alias ditiadakan sesuai kondisi kualitas udara. Sekolah juga diminta menyediakan akomodasi cuci tangan dan mengingatkan penduduk sekolah untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.

Sementara untuk sekolah nan berada di wilayah tidak terkena akibat karhutla, kata Nehru, tetap melaksanakan pembelajaran tatap muka, seperti biasanya. Namun, tetap waspada terhadap perubahan kondisi udara.

"Kami meminta kepala sekolah melaporkan perkembangan kondisi lingkungan sekolah beserta langkah penanganan nan dilakukan secara berkala kepada pengawas pembina alias Dinas Pendidikan," katanya.

(mir/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑