Deli Serdang - Polisi menangkap Zul Yarham Lubis (46) dan Julpikar Lubis (37), preman nan menendang wanita mengandung di terowongan Tembung, Jalan Baru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kepada polisi, pelaku mengaku takut tindakan tawuran di wilayah itu diviralkan korban.
Saat kejadian, korban berakhir di depan terowongan lantaran ketakutan adanya tawuran. Tapi pelaku memaksa korban memacu kendaraannya dan melewati terowongan itu.
"Para pelaku mengaku mereka melakukan pemukulan lantaran korban berakhir di depan terowongan rel dengan argumen korban membikin macet. Para pelaku menyuruh korban jalan, tetapi korban tidak mau lantaran posisi di atas rel sedang terjadi tawuran," kata Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Medan Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, dilansir detikSumut, Kamis (4/6/2026).
Lalu, kata Bimo, pelaku Julpikar memandang korban mengeluarkan telepon seluler. Julpikar pun menendang korban di bagian perutnya lantaran takut korban memviralkan tawuran itu.
"Pelaku mengaku menendang lantaran takut memviralkan tawuran di rel," jelasnya.
Korban Ditodong Air Gun
Setelah menendang korban, pelaku Julpikar pergi ke salah satu bengkel di sekitar letak dan mengambil senjata air gun. Pelaku menggunakan senjata itu untuk menakut-nakuti para korban agar pergi dari letak kejadian itu.
"Pelaku mengambil air gun nan bermaksud untuk menakuti korban agar pergi dari TKP," ujar Bimo.
Pada saat nan bersamaan, sebut Bimo, pelaku Zul Yarham juga ikut memukuli suami korban berulang kali di bagian wajah agar korban mengemudikan motornya.
Baca selengkapnya di sini (idh/dhn)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·