Dahnil Dapat Laporan Banyak Travel Umrah Telantarkan Jemaah: Kami Tindak Tegas

Sedang Trending 59 menit yang lalu
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak di Bandara Jeddah. Foto: M Lutfan Darmawan/kumparan

Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan perlindungan jemaah dari beragam corak penipuan dan penelantaran oleh oknum maupun Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) nan tidak bertanggung jawab.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj), Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan teguran keras sekaligus petunjuk tegas mengenai maraknya laporan travel umrah nan mentelantarkan jamaah di Tanah Suci.

"Saya dapat banyak laporan travel-travel umrah nan mentelantarkan jamaahnya dengan beragam argumentasi, baik di Jeddah maupun Makkah. Tiketnya tidak dibelikan dan jemaah dibohongi. Kami bakal bertindak lebih tegas," ujar Dahnil saat datang dalam agenda Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Medan, Jumat (31/7).

Menanggapi maraknya pelanggaran tersebut, Dahnil telah menginstruksikan Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj untuk melakukan pengawasan ketat serta mengambil langkah tegas tanpa toleransi.

Setiap travel nan terbukti mentelantarkan jemaah, meskipun baru satu kali terjadi, bakal langsung dijatuhi hukuman berat berupa penutupan izin operasional.

Selain hukuman administratif penutupan izin, Dahnil juga memastikan bahwa seluruh oknum travel, KBIHU, maupun pihak nan terlibat dalam praktik penipuan seperti jual beli jasa badal dan dam tiruan nan telah merugikan jemaah hingga miliaran rupiah bakal diseret ke jalur norma untuk diproses secara pidana.

Penindakan norma pidana ini dinilai krusial guna memberikan pengaruh jera sekaligus membersihkan ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah dari oknum-oknum nan merusak nama baik para ustadz dan ustad nan tulus berdakwah.

Langkah tegas ini corak komitmen Kemenhaj nan dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perlindungan penuh kepada masyarakat. Pemerintah menegaskan tidak bakal membiarkan jemaah nan niat utamanya adalah untuk menyempurnakan ibadahnya justru dimanfaatkan dan dijadikan komoditas oleh pihak-pihak nan tidak bertanggung jawab.

"Jangan sampai jemaah nan mau beragama dijadikan komoditas oleh orang-orang jahat ini. Kasihan ustaz dan ustad nan betul-betul berdakwah, nama mereka ikut dirusak oleh oknum-oknum nan menjual agama," tegas Dahnil

Dia pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan selektif dalam memilih travel umrah. Masyarakat diminta untuk selalu memilih penyedia jasa travel nan sudah terdaftar resmi dan mempunyai kepastian keberangkatan serta jasa guna menghindari praktik penipuan.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan