Daftar Daerah yang Warganya Kurang Tidur, Jakarta Termasuk

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Jakarta -

Pemenuhan kebutuhan waktu tidur masyarakat Indonesia di tiap wilayah beragam. Jakarta termasuk wilayah nan warganya kurang tidur. Lalu, wilayah mana nan warganya paling cukup tidur?

Data mengenai pemenuhan waktu tidur ini tergambar dalam info Statistik Kesehatan 2022 nan dikeluarkan BPS. Data ini merupakan info terakhir dan belum ada survei mengenai tidur lagi.

Adapun standar kebutuhan waktu tidur nan berbeda-beda berasas usia, seperti masyarakat usia 18-40 tahun nan memerlukan 7-8 jam/hari, dan masyarakat usia 60 tahun ke atas nan memerlukan 6 jam/hari. Kurang tidur dinyatakan dapat membawa beragam ancaman kesehatan, mulai dari lenyap konsentrasi saat berkendara hingga meningkatkan akibat obesitas dan penyakit tidak menular.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari info tersebut, ditemukan beberapa temuan menarik. Salah satunya ialah masyarakat di wilayah perdesaan (80,95 persen) mempunyai persentase pemenuhan kebutuhan tidur nan lebih tinggi dibandingkan dengan masyarakat di wilayah perkotaan (75,95 persen).

Sementara itu jika dilihat berasas gender, wanita (80,20 persen) condong lebih banyak nan memenuhi kebutuhan waktu tidurnya dibandingkan laki-laki (75,90 persen) di Indonesia.

Kemudian, jika disimpulkan secara nasional, sebesar 78,05 persen masyarakat Indonesia telah memenuhi kebutuhan waktu tidurnya. Namun, ada beberapa wilayah nan tingkat pemenuhan tidurnya tinggi dan rendah.

Beberapa provinsi mencatatkan persentase masyarakat nan memenuhi kebutuhan waktu tidur sangat tinggi (di atas 85%). Namun, ada juga nan pemenuhan tidurnya rendah alias kurang tidur. Jakarta masuk dalam daftar ini.

Berikut ini daftar wilayah dengan pemenuhan tidur tinggi dan rendah:

Pemenuhan kebutuhan tidur tertinggi:

1. Gorontalo: 90,66%
2. Sulawesi Utara: 88,24%
3. Nusa Tenggara Timur: 85,65%
4. Sulawesi Tengah: 85,26%

Pemenuhan kebutuhan tidur tetap rendah:

1. Sumatera Barat: 73,53%
2. Jawa Tengah: 73,54%
3. Jawa Barat: 74,27%
4. DKI Jakarta: 74,50%
6. Kepulauan Riau: 68,93%

(rdp/imk)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News