
Kiai Abdussalam Shohib namalain Gus Salam
JAKARTA - Calon Ketua Umum PBNU Kiai Abdussalam Shohib namalain Gus Salam mengaku terinspirasi oleh strategi dakwah pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Al-Jufri alias Guru Tua, nan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, moderasi, keadilan, serta penguatan syiar Islam melalui lembaga pendidikan.
‘’Hubungan erat antara family besar Alkhairaat dan NU telah terjalin sejak lama,’’ujarnya saat bersilaturahmi dengan jajaran PWNU dan PCNU se-Sulawesi Tengah, dikutip, Jumat (7/8/2026).
Salah satu buktinya adalah kisah masyhur tentang pendiri Alkhairaat, Habib Idrus bin Salim Al-Jufri, nan pernah bersilaturahmi dengan Kiai Hasyim Asy'ari pada 1926 saat melakukan lawatan dakwah dan syiar Islam di Jombang.
Dalam kesempatan tersebut, Cucu dari salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Kiai Bisri Syansuri ini juga sowan kepada Rais Syuriyah PWNU Sulawesi Tengah, Al Habib Ali Hasan Al Jufri, sebagai bentuk menjalankan dawuh para masyayikh dan ustadz sepuh NU untuk mempererat silaturahmi.
“Alhamdulillah, sebelum silaturahim PWNU-PCNU se-Sulawesi Tengah, saya sowan Rais Syuriyah untuk mengenalkan diri, menjalin kedekatan dan minta izin serta minta waktu sebelum berjumpa dengan ketua-ketua PCNU se-Sulteng,” kata Gus Salam.
“Banyak perihal kita perbincangkan, mulai kondisi NU di Sulteng, hingga perjalanan ustadz terdahulu serta keakbaran mereka dalam berganti pengetahuan dan strategi dakwah syiar Islam di Nusantara, termasuk di Kepulauan Celebes, Sulawesi,” sambungnya.
Gus Salam juga mengapresiasi para penerus Guru Tua nan dinilainya konsisten menjaga persatuan, kerukunan antarumat, dakwah nan santun, dan melanjutkan pengembangan lembaga pendidikan nan telah dirintis para pendahulu.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·