Cianjur Antisipasi Kerawanan Pangan di Tengah Potensi Kemarau Ekstrem

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Cianjur Antisipasi Kerawanan Pangan di Tengah Potensi Kemarau Ekstrem ANTISIPASI: Pemkab Cianjur mewaspadai potensi kerawanan pangan berbarengan prediksi tandus ekstrem (El Nino Godzila).(Dok MI)

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, mengantisipasi potensi kerawanan pangan di tengah prediksi bakal terjadinya tandus ekstrem namalain El Nino Godzila. Koordinasi lintas sektoral pun mulai diintensifkan mengingat saat ini sudah terjadi peningkatan suhu mengarah ke potensi kekeringan.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Firman Edi, mengatakan memandang kemungkinan bakal terjadinya tandus ekstrem, maka dipandang perlu adanya identifikasi. Terutama dari tingkat hulu nan merupakan kewenangan Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan.

"Kalau memandang situasi dan info tersebut (El Nino), memang kudu teridentifikasi. Misalnya dari sisi giat di hulu, khususnya Dinas Pertanian, seperti pemetaan, penyesuaian pola tanam, dan lain-lain," kata Firman, Selasa (9/6). 

Dinas Pangan, kata Firman, sesuai tupoksinya mempunyai kewenangan pengendalian di tingkat hilir. Berbagai upaya sudah mulai dilakukan untuk mengantisipasi potensi kerawanan pangan.

"Terkait hilirisasi, insya Allah Dinas Pangan sudah melakukan upaya. Di antaranya penguatan persediaan pangan, baik melalui lumbung pangan maupun gerai pangan," tuturnya.

Saat ini, lanjut Firman, Dinas Pangan sedang memberikan edukasi, diversifikasi, dan perihal lain berangkaian izin gerai pangan. Upaya itu dilakukan berbareng Perum Bulog lantaran sekaligus juga membahas persediaan pangan pemerintah wilayah (CPPD).

"Kami tengah berproses dengan Bulog tentang CPPD dan pembentukan gerai pangan. Sekaligus cek lumbung nan kudu dioptimalkan," pungkasnya. (BB/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia