Cholil Nafis Sentil Balik Sahroni Usai Sebut MUI Tak Perlu Urus Konser

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) M Cholil Nafis kembali melayangkan kritik kepada Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.

Ia menyampaikan itu dalam merespons ucapan Sahroni nan menyoal agar MUI konsentrasi saja mengurus sertifikasi legal daripada merembet ke persoalan konser.

Lewat akun X resminya, @cholilnafis menilai Sahroni belum mengerti prinsip tugas dan kegunaan MUI, termasuk landasan konstitusional atas sikap tegas MUI mendukung kemerdekaan Palestina.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cholil menegaskan support MUI terhadap kemerdekaan Palestina merupakan petunjuk Pembukaan UUD 1945.

"Ini banyak nan tak ngerti tentang tugas MUI. Ini soal peneguhan UUD 45 bahwa Indonesia anti Penjajahan dan berpihak pada kemerdekaan Palestina, maka semua nan mendukung kolonialisme kudu kita tolak. Apa Sahroni nan personil DPR RI itu mengerti ini ya?" tulis Cholil Nafis.

Selain itu, Cholil Nafis juga meluruskan kekeliruan dugaan Sahroni mengenai teknis penyelenggaraan sertifikasi halal.

Ia mengingatkan kewenangan utama sertifikasi legal sekarang berada di tangan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal sesuai izin undang-undang, bukan di bawah MUI.

Ia juga menyentil Sahroni nan merupakan legislator tapi dinilai kurang mengerti kelembagaan ormas Islam di tanah air.

Cholil menyatakan MUI bukanlah lembaga pemerintah, melainkan wadah musyawarah ormas-ormas Islam nan mengemban misi dakwah serta amar makruf nahi mungkar.

Oleh lantaran itu, menyuarakan pandangan kebangsaan, rumor kemanusiaan global, hingga dinamika sosial masyarakat seperti konser merupakan komitmen kebangsaan MUI.

MUI sebelumnya menolak konser Andrea Bocelli dan Israel Houghton di Indonesia lantaran kedua penyanyi itu dinilai terafiliasi dengan zionis Israel.

Sahroni pun lewat Instagramnya, menyentil MUI agar konsentrasi mengurusi sertifikasi legal daripada merembet ke persoalan konser.

Ia meminta MUI berfokus menyelesaikan agenda internal organisasi, salah satunya masalah sertifikasi halal.

"MUI konsentrasi pada kerja-kerja Sertifikat Halal. Jangan urusin konser-konser, banyak tugas di internal MUI nan perlu dikerjakan," tulis Sahroni dalam unggahannya.

Pada Agustus tahun lalu, Sahroni sempat dicopot dari posisinya usai rentetan pernyataannya nan viral mengenai pedemo di DPR. Ia menyebut pandangan membubarkan DPR sebagai mental orang tolol.

(tim/dal)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑