Cerita Warga Condet Bersama PAM JAYA: Air Lebih Jernih, Pengeluaran Lebih Hemat

Sedang Trending 55 menit yang lalu
Warga Condet merasakan aliran air minum perpipaan PAM JAYA. Foto: PAM JAYA

Bagi sebagian penduduk Condet, Jakarta Timur, beberapa bulan terakhir mungkin tidak selalu nyaman. Aktivitas pembangunan jaringan air minum perpipaan nan dilakukan PAM JAYA berbareng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di sejumlah ruas jalan sempat menimbulkan kemacetan, penyempitan jalan, hingga debu nan kudu dihadapi masyarakat sehari-hari.

Dibalik proses pembangunan tersebut, sekarang manfaatnya mulai dirasakan langsung oleh warga. Air minum perpipaan PAM JAYA telah mengalir ke wilayah Condet, memberikan akses air berbobot nan lebih aman, lebih praktis dan mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan air tanah.

Pembangunan jaringan perpipaan merupakan bagian dari upaya mendukung sasaran 100% cakupan jasa pada tahun 2029. Untuk mewujudkan perihal tersebut, pembangunan prasarana berupa pemasangan pipa di beragam wilayah DKI Jakarta memang sedang masif dilakukan.

Kesabaran dan support penduduk Condet selama proses pekerjaan berjalan berbuah manis. Setiap galian PAM JAYA nan dilakukan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang agar masyarakat dapat menikmati jasa air minum perpipaan berkepanjangan dan kesehatan nan lebih terjaga.

Warga Condet merasakan aliran air minum perpipaan PAM JAYA. Foto: PAM JAYA

Manfaat tersebut sekarang dirasakan langsung oleh Darkat, salah satu penduduk Condet nan telah menggunakan jasa PAM JAYA. Menurutnya, kualitas air PAM JAYA nan diterima jauh lebih baik dibandingkan air sumur nan selama ini digunakan penduduk di lingkungannya.

“Air PAM sekarang cukup bagus, bening dan saya merasa puas. Di wilayah saya rata-rata air sumurnya kuning. Dari sisi pengeluaran juga terasa lebih hemat. Dulu kebutuhan pokok seperti listrik dan air bisa sampai sekitar Rp 600 ribu per bulan, sekarang sekitar Rp 400 sampai Rp 450 ribu. Jadi saya berterima kasih kepada PAM JAYA lantaran sudah masuk ke lingkungan kami,” ujarnya.

Hal serupa juga dirasakan oleh Siti Nur, penduduk Condet nan telah merasakan faedah jasa air minum perpipaan PAM JAYA dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Air PAM bagus, bening, bening untuk sehari-hari, terus tidak ada gangguan juga selama ini. Biayanya juga murah, hanya sekitar Rp50 ribu sebulan,” ungkapnya.

Pengalaman positif lainnya juga dirasakan Nara, penduduk Condet nan merasakan perubahan dalam aktivitas sehari-hari setelah menggunakan air minum perpipaan.

“Sekarang mandi terasa lebih segar, cucian jadi lebih bersih, dan kulit juga terasa lebih baik,” tuturnya.

Kehadiran jasa air minum perpipaan tidak hanya memberikan faedah bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat, tetapi juga menjadi solusi krusial dalam upaya mengurangi penggunaan air tanah nan selama ini menjadi salah satu penyebab penurunan muka tanah di Jakarta.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan