Cerita Niko Junius dan Ibot Dilempar Botol oleh Reza Arap Saat Syuting

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Jumpa pers movie Harusnya Horror di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Senin (20/7/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Debut sutradara film membuat Reza Arap lebih ahli dan tegas. Hal ini dirasakan oleh member AAAClan, ialah Niko Junius dan Ibot.

Mereka mengaku pernah dilempar botol oleh Reza Arap lantaran dianggap tidak serius saat menjalani kelas akting movie Harusnya Horror.

Insiden itu terjadi ketika mereka latihan bareng pemain lainnya. Niko dan Ibot nan dikenal doyan bercanda, kedapatan tidak konsentrasi saat nan lain serius mendalami peran.

"Niko pernah dimarahin sama director kita, dilempar botol. Eh, berdua deh. Karena kita berbual terus berdua. Waktu itu lagi latihan akting di acting class itu. Dia (Niko) ajak ngobrol, tektokan, main suit, main apa gitu," kenang Ibot di Plaza Senayan (20/7).

Menurut Tepe, saat itu memang Ibot dan Niko terlihat bercanda.

"Waktu itu lagi latihan akting bersembilan. Pada saat nan lain latihan akting, mereka tertawa terus. Kayak meremehkan 'ih dia akting gitu'. Makanya dilempar pakai botol," tutur Tepe menambahkan.

Reza Arap sendiri memberikan pembelaan bahwa tindakan tersebut dilakukan demi menjaga profesionalitas di letak kerja.

"Kalau aspek keakraban menurutku justru itu malah tantangan. Karena ini kan profesionalitas ya hitungannya. Jadi jika ahli sama pertemanan kan dua perihal nan berbeda nih. Jadi saya kadang ngasih tembok nih, kadang oh kita lagi syuting nih, eh profesional. Eh terus kadang saya masuk sebagai pertemanan. Gitu sih," tegas Reza Arap.

Konferensi pers movie Harusnya Horor di area Daan Mogot, Jakarta Barat, Senin (4/8/2025). Foto: Giovanni/kumparan

Meskipun tegas, Arap mengaku sangat menikmati proses mengarahkan anak-anak AAAClan. Baginya, mereka nan belum pernah bermain movie jadi untung lantaran lebih mudah diarahkan.

"Karena tetap kanvas kosong ya, mereka belum pernah main movie sama sekali kan, jadi manut gitu. Walaupun saya pun juga tetap kanvas kosong. Jadi saling mengisi gitu. Saling gambar, saling ngasih warna satu sama lain. Saling kasih insight satu sama lain sih," tambah Arap.

Debut penyutradaraan Reza Arap bergenre komedi khayalan ini jadi movie terakhir Lula Lahfah sebelum meninggal dunia.

Produksi Essjay Studio ini menceritakan konten pembuat nan kesulitan keuangan. Mereka bekerja sama dengan hantu nan tidak seram untuk membikin konten viral di internet.

Film nan dibintangi Reza Arap, Lula Lahfah, Tierison, Bravy, Aloy, Garry Ang, Yukatheo, Niko Junius, Ibot, Tepe, Reyna Venska, Heroe Soewarno, Ronny P. Tjandra, Malka Rafasya, dan Cellos ini bakal tayang di bioskop pada 20 Agustus mendatang.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan