Masuah Marup Mawi (75) komat-kamit. Ia terus mengucap kalimat nan sama.
"Mau pulang," kata Masuah.
Padahal, jemaah haji asal Banten ini baru saja tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tangerang, menanti keberangkatan ke tanah suci.
Ia pun terus-terusan ditenangkan oleh Tenaga Kesehatan Haji (TKH). Masuah diminta untuk duduk di bangku rodanya sembari diyakinkan untuk tidak pulang.
TKH nan menjaga Masuah, Siti Nurlaela menjelaskan bahwa nenek itu menderita penyakit demensia. Ia pun disebut ketakutan lantaran tak didampingi keluarganya sama sekali.
“Kendalanya satu, demensia, kebetulan memang berangkat sendiri. Tidak didampingi oleh family jadi dia merasa tidak ada family di sini minta pulang,” ucap Siti.
“Kebetulan dari pihak rombongan memang sudah kenal dekat. Jadi lantaran nggak ada nan dikenal mau kembali ke rumah terus,” tambahnya.
Siti mengatakan, kejadian serupa sudah sering dirasakan petugas haji. Jemaah dengan kondisi unik seperti itu pun alan terus didampingi petugas.
“Kalau dari rombongan sudah terbiasa seperti itu dan ketua rombongan ini sudah dekat memang dengan jemaahnya jadi sudah mengerti dengan kondisinya,” jelas Siti.
“Nanti kita ada dari petugas kesehatan dan petugas haji nan setiap rombongan itu menemani,” tambahnya.
Menjelang keberangkatannya, Masuah pun sudah kembali tenang. Sambil duduk di bangku rodanya, Masuah mengatakan mau berangkat ke tanah suci.
“(Mau) berangkat haji,” kata Masuah saat ditanya tujuannya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·