Cerita di Balik Xiaomi Leica Leitzphone, HP dengan Kamera Cincin Zoom

Sedang Trending 43 menit yang lalu
Xiaomi Leica Leitzphone sekarang datang di Indonesia dengan jenis terbatas. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Leica Leitzphone datang di Indonesia sebagai smartphone kerjasama eksklusif antara Xiaomi dan Leica nan menghidupkan warisan fotografi Leica dalam format mobile.

Hadir dalam jenis terbatas di Indonesia sejak Maret 2026 lalu, perangkat ini mengapresiasi aktivitas fotografi nan bukan sekadar menekan tombol shutter, melainkan proses memahami cahaya, membaca emosi, dan merekam momen nan tak bakal terulang.

Leica sendiri telah lama dikenal sebagai simbol tertinggi dalam bumi fotografi, identik dengan craftsmanship dan filosofi visual nan selama ini hanya bisa dinikmati kalangan tertentu di segmen kamera premium. Xiaomi mau membawa semangat itu ke ranah mobile photography, namun tidak lagi sekadar lewat kerja sama teknis biasa.

Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia, menjelaskan bahwa kerjasama Xiaomi dan Leica sebenarnya sudah melangkah sejak 2022. Namun nan membedakan Leica Leitzphone dari produk-produk sebelumnya adalah model kerja samanya nan naik level.

Xiaomi Leica Leitzphone sekarang datang di Indonesia dengan jenis terbatas. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

"Jika sebelumnya kami konsentrasi pada Joint R&D, sekarang kami beranjak ke Strategic Co-creation Model nan secara signifikan meningkatkan peran Leica dalam pengembangan perangkat kami dari hulu ke hilir," kata Andi Renreng, Marketing Director Xiaomi Indonesia.

Karena proses itulah, Leica Leitzphone tidak dirilis untuk pasar massal. Perangkat ini dikurasi unik dan hanya ditujukan bagi mereka nan punya apresiasi mendalam terhadap seni visual, seperti ahli foto ahli dan pencinta estetika, menjadikannya salah satu smartphone eksklusif nan pernah beredar di Indonesia.

Fitur nan Akomodasi Gaya Fotografi

Leica Leitzphone dirancang untuk mengakomodasi beragam style fotografi. Lewat 13 preset Leica Looks, setiap momen—bahkan di tengah hujan alias sinar temaram— bisa diabadikan dengan karakter visual unik Leica nan kuat.

Untuk pecinta fotografi jalanan, teknologi LOFIC HDR berkedudukan menjaga kehalusan nuansa warna sekaligus menyingkap perincian di area gelap tanpa mengorbankan ketajaman di bagian terang, sehingga suasana kota di jam sibuk maupun gemerlap lampu malam tetap terekam seimbang.

Xiaomi Leica Leitzphone sekarang datang di Indonesia dengan jenis terbatas. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Perangkat ini juga dibekali lima preset pengaruh bokeh unik Leica, dirancang untuk menonjolkan subjek dalam foto potret maupun human interest dengan kedalaman rasa nan natural.

Sementara untuk para petualang, Leica UltraPure Optical Design datang sebagai kawan andal mengabadikan lanskap alam. Mulai dari pantulan waduk di pegunungan, nuansa warna pantai saat senja, hingga perincian arsitektur kota dengan ketajaman nan membikin hasil fotonya terasa hidup.

Desain nan Bercerita Lewat Sentuhan Fisik

Selain keahlian kamera, Leica Leitzphone juga menonjolkan sisi bentuk lewat kreasi industrial nan stylish.

Salah satu komponen paling unik adalah Leica Camera Ring, sebuah cincin kontrol nan memungkinkan pengguna mengatur zoom, alias focal length dan konsentrasi secara presisi, menghadirkan kembali sensasi mekanis layaknya memakai kamera ahli Leica. Jadi ini terkesan seperti kamera nan juga HP, tapi juga HP nan sekaligus kamera.

Salah satu sosok nan telah merasakan langsung perangkat ini adalah Davy Linggar, ahli foto ternama sekaligus Leica Indonesia Ambassador, nan dikenal lewat karya-karya visualnya nan sarat emosi.

Xiaomi Leica Leitzphone sekarang datang di Indonesia dengan jenis terbatas. Foto: Habib Allbi Ferdian/kumparan

Bagi Davy, Leica Leitzphone sukses menghadirkan sesuatu nan jarang dia temukan di perangkat mobile lain: karakter visual unik Leica, komplit dengan mode M3 dan M9, dikemas dalam bodi compact nan selalu siap digunakan kapan saja.

Ia menilai kreasi aluminium nan solid serta kontrol camera ring nan terasa seperti lensa manual membikin pengalaman memotretnya jauh lebih individual dan minim distraksi, mengembalikan konsentrasi pada prinsip fotografi itu sendiri: cahaya, emosi, dan cerita.

“Bagi saya, fotografi adalah tentang kembali ke prinsip utamanya ialah menangkap rasa dan mengabadikan momen. Leica Leitzphone menghadirkan pengalaman presisi tersebut dalam corak compact, mulai dari kreasi aluminium nan solid hingga kontrol camera ring nan intuitif layaknya lensa manual,” kata Davy Linggar.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan