Adapun hari ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyambangi SDIP Pamulang untuk menindaklanjuti kejuaraan dari orang tua siswa SD Islam Pembangunan.
Saat menyambangi sekolah, personil KPAI berjumlah 2 orang dan staf, nan didampingi Kepala Sekolah SDIP, Asep, mendatangi kelas satu persatu. Mulai dari perwakilan kelas 1, 2 dan 6 nan ada di sekolah tersebut.
Anggota KPAI pun masuk ke dalam kelas dan menyapa para siswa. Bahkan, pada saat hendak ke kelas 6, ada siswa nan keluar dan mempertanyakan langsung kepada salah satu personil KPAI, kenapa begitu banyak orang di lorong kelasnya.
Hal tersebut pun langsung ditengahi dan anak diminta masuk ke kelas lagi.
Setelah menyambangi siswa, personil KPAI beserta Kepala Sekolah, perwakilan pembimbing dan orang tua murid, langsung memasuki ruangan rapat untuk membahas mengenai hal-hal nan merugikan dan dinilai meninggalkan trauma untuk anak.
Sementara, Mukhlis, Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum Bidang SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tangerang Selatan mengungkapkan, secara umum KPAI memantau pasca penggerudukan ratusan orang tak dikenal ke dalam sekolah.
"Kalau kami dari Dinas kan bicaranya hanya mengamankan pembelajaran ya, lantaran diatasnya kan merupakan ranah hukum. Jadi jika kami dari Dinas berkomitmen bakal mendukung ada Permendikbud Nomor 46 Tahun 2023 nan mengatakan
"Budaya Sekolah Aman dan Nyaman". Itu nan kami perjuangkan, artinya menjamin bahwa satuan pendidikan ini sifatnya tidak boleh diintervensi,"tegasnya.
Kalaupun ada sengketa alias perihal lainnya, Dindik Kota Tangerang berharap, segera selesaikan di luar dari satuan pendidikan. Tidak melibatkan alias menjadikan anak-anak didik sebagai korban.
Sementara, Tri Purwanto adalah Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) juga mengatakan, investigasi KPAI tak sampai di sini.
Pihaknya juga tetap terus membantu meng-assesment, adakah anak-anak nan merasakan trauma alias hal-hal perubahan lain.
"Dinas DP3AP2KB mengenai dengan pemulihan. Dan itu memang sedang kita lakukan, hari ini pun sudah juga kita lakukan dua anak di instansi sedang kita lakukan trauma healing alias psikologis, semacam itu," ujarnya.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·