Celana Ketat pada Pria Bisa Turunkan Kualitas Sperma? Ini Kata Dokter

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Celana Ketat pada Pria Bisa Turunkan Kualitas Sperma? Ini Kata Dokter

Celana jeans ketat pria. (Foto: Freepik)

HATI-hati para pria jika sering memakai jeans super ketat alias celana dalam nan terlalu ketat. Kebiasaan tersebut rupanya bisa menyebabkan laki-laki mandul!

Ada dasar ilmiah nan mengungkap kebenaran tersebut. Celana ketat pada laki-laki bisa menurunkan kualitas sperma.

3 Cara Mudah Merawat Celana Jeans agar Awet, Cuci Manual dan Jangan Masukkan ke dalam Mesin

1. Kenapa Celana Ketat Bisa Berpengaruh?

Dokter Kulit dari RS Columbia Hospital Pulomas, dr. Radema Maradong Ayu Pranata, Sp.DVE, dalam aktivitas Morning Zone di Youtube Okezone mengatakan produksi sperma pada laki-laki sangat sensitif terhadap suhu. Testis secara alami berada di luar tubuh (dalam skrotum) lantaran memerlukan suhu sekitar 2 hingga 4 derajat Celsius lebih rendah dari suhu tubuh agar dapat menghasilkan sperma dengan optimal.

Ketika laki-laki memakai celana dalam alias celana luar nan terlalu ketat, area sekitar testis bisa menjadi lebih hangat dari kondisi normal. Peningkatan suhu inilah nan dapat mengganggu proses pembentukan sperma.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu di area testis dapat berakibat pada penurunan jumlah sperma, gangguan pergerakan sperma (motilitas), hingga peningkatan jumlah sperma abnormal. Selain itu, penggunaan celana ketat juga bisa membikin penurunan kualitas keseluruhan sperma.

“Fakta (sering memakai celana jeans nan super ketat alias celana dalam nan terlalu ketat bagi laki-laki bisa merusak kualitas sperma hingga memicu kemandulan). Itu ada penelitiannya,” ujar dr. Dema.

“Kalau pakai celana dalam ketat alias celana jeans ketat, itu kelak suhu di luar sama suhu di dalam bakal berbeda. Akhirnya jika suhu berbeda, testisnya bakal menguarkan sperma lebih sedikit. Mungkin banyak cacatnya di spermanya,” lanjutnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com