Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 22 Oktober 2026 |11:03 WIB

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat kejadian KMP Batumandi. (Foto: Okezone.com/PTK)
JAKARTA – PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengerahkan 11 unit oil boom untuk mengantisipasi potensi pencemaran laut akibat kejadian kapal motor penumpang (KMP) Batumandi di perairan Selat Sunda pada Selasa 20 Oktober 2026. Langkah ini untuk membatasi kemungkinan penyebaran tumpahan bahan bakar di sekitar kapal selama proses penanganan berlangsung.
PTK juga menyiagakan personel tanggap darurat dan satu kapal tugboat guna mendukung penanganan kejadian tersebut. Tim dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem dikerahkan untuk membantu penanganan di letak kejadian.
Vice President Legal & Relations PTK, Amran Reza, mengatakan tim bergerak setelah menerima info mengenai kejadian tersebut dan berkoordinasi dengan pihak berwenang.
Selain membantu proses evakuasi, tim juga memasang oil boom alias penghalang terapung untuk mengantisipasi potensi ceceran bahan bakar agar tidak menyebar ke perairan sekitar.
"Kami turut prihatin dengan kejadian nan terjadi di Selat Sunda. Berdasarkan koordinasi dengan pihak nan berwenang, terlebih lantaran letak kejadian berdekatan dengan operasional PTK, maka Tim PTK dari Marine Tanjung Sekong dan Marine Tanjung Gerem segera bersiaga dan merespons ke letak kejadian," ujar Amran, Kamis (22/10/2026).
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·