Cegah Karhutla, Mendagri Tekankan Keterlibatan Pemda hingga Tingkat Desa

Sedang Trending 31 menit yang lalu

Jakarta -

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya peran pemerintah wilayah (Pemda) dalam memperkuat pencegahan kebakaran rimba dan lahan (karhutla) dengan melibatkan jejeran hingga tingkat desa. Langkah tersebut perlu dilakukan untuk mencegah munculnya titik api baru di tengah kondisi tandus nan cukup panjang.

Penjelasan itu disampaikan Mendagri dalam Rapat Satgas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan di Posko Utama Satgas Karhutla Provinsi Sumatera Selatan, Kota Palembang, Senin (24/8/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Forum itu berlangsung, setelah Tito juga mengikuti Rapat Internal Karhutla berbareng Presiden Prabowo Subianto di Posko Aju, Kota Pekanbaru, Riau.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain Pemda, lanjut Mendagri, upaya pencegahan juga perlu melibatkan jejeran Kepolisian dan TNI nan mempunyai jejeran teritorial hingga tingkat desa. Upaya pencegahan itu dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat termasuk pihak nan sering disuruh melakukan pembakaran.

"Nah, ini dikumpulkan, di-move sedikit, di-bluffing, agar mereka menaati, jika nggak, bakal dilakukan pendekatan norma nan tegas. Kami kira demikian," kata Tito dalam keterangan tertulis, Selasa (25/8/2026).

Dia menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak cukup hanya konsentrasi pada pemadaman titik api nan sudah muncul. Namun, langkah ini kudu dilakukan dengan upaya pencegahan agar tidak terjadi kebakaran baru.

"Ini sembari nan 1.900 hektare dikeroyok rame-rame untuk dipadamkan, sejajar dengan itu lantaran ini seperti kami sampaikan di Pekanbaru tadi, tandus nan cukup lumayan panjang Pak, jadi jangan sampai terjadi pembakaran baru," tutupnya.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News