Viral Bus PT RAPI Adang Ambulans yang Bawa Jenazah Bayi di Sumut, Sopir Dipecat

Sedang Trending 38 menit yang lalu
Ilustrasi ambulans. Foto: Faiz Zakiy Yamani/Shutterstock

Sebuah video memperlihatkan kendaraan bus dari PT. RAPI alias PT. Raja Perdana Inti mengadang ambulans nan sedang membawa jenazah bayi, viral di media sosial.

Bus tersebut diduga tidak mau mengalah terhadap ambulans nan melintas dari arah berlawanan hingga terjadi pertikaian.

Permisi itu terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Desa Aek Loba, Kecamatan Aek Kuasan, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, pada Jumat (21/8).

PT. RAPI kemudian memberikan penjelasan dan permohonan maaf atas kejadian tersebut.

"Kami menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya atas kejadian tersebut, khususnya kepada pengemudi dan petugas ambulans serta pengguna jalan lainnya nan terdampak," kata PT. RAPI dalam keterangan tertulisnya, Selasa (25/8).

Pihaknya juga telah memberikan hukuman kepada pengemudi berupa pemberhentian sebagai pengemudi bus di PT. RAPI sejak 24 Agustus 2026.

"PT. RAPI juga telah melakukan pertimbangan menyeluruh atas kejadian tersebut dan menjatuhkan hukuman tegas. Sehingga tanggal 24 Agustus 2026 menjadi hari terakhir pengemudi nan berkepentingan bekerja sebagai operator armada PT. RAPI," ucap PT. RAPI.

PT. RAPI berkomitmen bakal terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas operasional, memperkuat pembinaan dan kedisiplinan kru. Kemudian, melakukan pertimbangan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sopir PT. RAPI juga menyampaikan permohonan maaf. Ia mengaku dirinya kurang berhati-hati dan kurang menyadari adanya ambulans nan datang dari arah berlawanan.

"Saya minta maaf kepada pengemudi dan petugas ambulans serta pihak-pihak nan dirugikan kejadian tersebut. Pada saat itu saya bermaksud untuk mendahului kendaraan nan berada di depan bus. Namun, saya kurang berhati-hati dan terlambat menyadari adanya ambulans nan datang dari arah berlawanan," ucap sopir.

"Saya mengakui bahwa tindakan saya itu adalah sebuah kesalahan, meskipun saya tidak bermaksud untuk mengadang alias menghalang perjalanan ambulans. Atas kejadian ini saya sungguh menyesal dan memohon maaf kepada pengguna serta petugas ambulans para pengguna jalan nan terdampak," pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan