CCTV Dirusak Saat Demo, Gubernur DKI Minta Pelaku Diburu

Sedang Trending 14 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah orang diduga merusak kamera pengawas alias CCTV milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta saat tindakan demonstrasi nan berjalan pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Menindaklanjuti perihal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pihak nan diduga merusak CCTV milik Pemprov DKI diusut tuntas.

"Untuk perusakan CCTV tentunya saya bakal meminta kepada Kepala Dinas Diskominfotik untuk mempelajari siapa nan melakukan itu dan tujuannya apa," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (28/8/2026).

"Dan jika kemudian bisa terdeteksi tentunya kami bakal melakukan tindakan lebih lanjut atas nama lantaran ini tidak diizinkan sama sekali untuk melakukan itu," sambungnya.

Pramono menegaskan, pihaknya tidak melarang tindakan demonstrasi nan digelar masyarakat. Namun, dia tidak menoleransi pihak-pihak nan merusak akomodasi umum, termasuk CCTV.

"Kalau kemudian melakukan pengerusakan, anarkis, dan sebagainya, tentunya tidak ada masyarakat nan kemudian memberikan support untuk itu," kata dia.

Selain itu, Pramono menyebut Pemprov DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan lembaga mengenai terkait tindakan demonstrasi nan berjalan pada Kamis.

Pemprov DKI Jakarta juga telah mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk membersihkan titik letak tindakan dan sekitarnya.

"Maka kenapa di pagi hari relatif tadi semuanya jalan sudah normal kembali," ucap Pramono.

Sebelumnya, dugaan perusakan CCTV tersebut diunggah akun IG @warga.jakbar. Dalam rekaman video, terlihat dua orang memanjat tiang tempat CCTV nan dikelola dan terpasang milik Pemprov DKI Jakarta.

Tampak satu orang menggapai CCTV menggunakan tongkat panjang, sementara satu orang lainnya mencabut CCTV hingga terlepas dari tempatnya dengan tangan kosong.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita