Raksasa kreator dan pemasok baterai kendaraan elektrifikasi di dunia, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) mulai kebut rencana penggunaan jenis sodium-ion untuk baterai mobil listrik secara lebih luas.
Disitat Car News China, langkah pabrikan asal China itu untuk menyiasati perubahan nilai bahan baku lithium dunia nan tidak menentu. Teknologi baterai sodium-ion dinilai telah siap diterapkan secara massal.
Chief Manufacturing Officer CATL, Ni Jun memaparkan sasaran puluhan ribu unit mobil listrik nan bakal segera mengangkat baterai sodium-ion. Angkanya mulai dari 10 ribu unit hingga 20 ribu unit untuk tahun ini.
Penerapan perdana baterai natrium-ion bercap Naxtra ini dipastikan bakal mendarat pada lini sedan listrik Nevo A06 besutan pabrikan Changan. Berdasarkan rencana lini masa industri, kendaraan perdana nan mengandalkan pedoman sel baterai tanpa lithium itu bakal mulai dijual pertengahan tahun ini.
Selain untuk sektor otomotif, CATL juga memperkenalkan sistem penyimpanan daya terpadu baru berjulukan Tener Sodium ESS nan dijadwalkan memulai pengiriman domestik pada September mendatang.
Sementara untuk sasaran pasar ekspor global, pengedaran pengapalan perangkat pengumpul daya massal ini baru bakal bergulir pada Juni 2027. Nilai investasi nan digelontorkan untuk pengembangan baterai natrium-ion sebesar 10 miliar yuan alias setara Rp 22,6 triliun.
Hasilnya, lompatan teknologi ini bisa mendongkrak tingkat densitas daya sel baterai hingga mencapai 50 persen lebih tinggi dalam satu dasawarsa terakhir. Ada beberapa kelebihan baterai sodium-ion dibanding jenis lainnya.
Pertama baterai generasi baru ini terletak pada daya tahan operasionalnya nan adaptif terhadap paparan suhu dingin ekstrem. Komponen ini dirancang tetap bisa bekerja normal pada rentang temperatur minus 20 hingga minus 30 derajat celsius.
Langkah diversifikasi ini sekaligus menjadi tameng perlindungan perusahaan dari hantaman volatilitas nilai lithium karbonat di pasar China nan sempat meroket hingga 190 persen. CATL memproyeksikan bahwa pada akhir tahun ini, struktur biaya produksi dari baterai natrium-ion sudah bisa setara dengan biaya pembuatan baterai lithium-ion konvensional.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·