Cara teman kumparanWOMAN Menjaga Diri dari Jokes Seksis

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Ilustrasi Perempuan Korban Jokes Seksis. Foto: Shutterstock

Dalam obrolan sehari-hari, humor sering jadi langkah untuk mencairkan suasana dan membangun kedekatan dengan orang lain. Sayangnya, nggak semua candaan bisa dianggap lucu, apalagi jika mengandung unsur merendahkan alias menyinggung pihak tertentu.

Salah satu corak lawakyang toxic adalah sexist jokes atau candaan seksis. Mengutip laman Forbes, sexist jokes merupakan lelucon nan bermaksud menghina, memojokkan, alias merendahkan seseorang berasas gendernya.

Mirisnya, dalam banyak kasus, wanita kerap menjadi sasaran candaan semacam ini. Karena itu, ada baiknya kaum hawa mulai memahami langkah merespons situasi tersebut dengan bijak agar tetap merasa kondusif dan nyaman.

Kalau tetap bingung kudu bersikap seperti apa saat menghadapi candaan seksis, yuk simak tips perlindungan diri dari kawan kumparanWOMAN berikut ini.

Tips Menghadapi Jokes Seksis ala kawan kumparanWOMAN

Ilustrasi Permpuan Korban Jokes Seksis. Foto: ViDI Studio/Shutterstock

Tiap perempuan tentu punya langkah masing-masing dalam menghadapi candaan seksis. Tips pertama datang dari kawan kumparanWOMAN Rynbe (22). Saat menerima candaan semacam ini, dia biasanya langsung mengalihkan obrolan ke topik lain agar suasana tetap kondusif dan nggak semakin canggung.

Kalau langkah tersebut dirasa tetap nggak mempan, dia memilih meninggalkan musuh bicara. Baginya, menjaga kenyamanan diri sendiri jauh lebih krusial daripada memaksakan diri memperkuat di situasi nan bikin risi.

Seperti dijelaskan dalam laman Psychology Today, menjauh dari situasi alias orang nan melontarkan candaan merendahkan termasuk salah satu corak penetapan batas diri nan sehat. Cara ini bisa membantu Anda menjaga kondisi emosional, lho.

Beda halnya dengan member kawan kumparanWOMAN Natalia (27). Saat mendengar lawakberbau seksis, dia memilih bersikap lebih terbuka dengan menegur langsung orang nan bersangkutan. “Biasanya saya kasih tahu jika itu nggak pantas, jika ngeyel saya tinggalin sih,” tuturnya.

Menurut Natalia, jika seseorang sudah diberi tahu tetapi tetap terus melontarkan jokes yang nggak pantas, maka pilihan terbaik adalah menjaga jarak dari orang tersebut. Sikap seperti ini juga bisa menjadi penegasan bahwa Anda merasa nggak nyaman dengan candaan nan disampaikan.

Tips terakhir datang dari kawan kumparanWOMAN Dewi (26). Ia mengaku punya langkah nan berbeda-beda saat menghadapi candaan seksis, tergantung siapa musuh bicara dan gimana situasinya.

Menurut Dewi, jika orang tersebut tetap bisa dinasihati pelan-pelan, maka dia bakal memilih langkah nan lebih halus. Namun, jika teguran tetap nggak dihiraukan, dia bakal bersikap lebih tegas agar musuh bicara sadar bahwa candaan tersebut sudah kelewatan batas.

Tips Merespons Jokes Seksis dengan Bijak

Ilustrasi Perempuan. Foto: Bangkok Click Studio/Shutterstock

Selain langkah dari kawan kumparan, ada juga beberapa langkah lain nan bisa Anda lakukan untuk memproteksi diri dari sexist jokes. Dikutip dari laman Fierce Kindness, berikut di antaranya:

  • Tanya kembali dengan santai: Coba respons dengan pertanyaan seperti, “Memangnya itu lucu, ya?” alias “Maksudnya apa tuh?” Pertanyaan sederhana seperti ini bisa bikin musuh bicara sadar jika ucapannya sudah nggak pantas.

  • Pura-pura nggak paham: Kamu juga bisa pura-pura nggak mengerti lampau meminta mereka menjelaskan maksud candaan tersebut. Biasanya, orang nan melontarkan candaan seksis bakal merasa canggung saat kudu menjelaskan leluconnya sendiri, lampau menyadari bahwa ucapannya tak pantas.

  • Menjauhi seseorang alias circle yang kegemaran melontarkan candaan seksis: Kalau seseorang tetap mengulangi candaan seksis meski sudah ditegur, menjauh bisa jadi pilihan terbaik.

Temukan beragam cerita spesial dari ribuan wanita dahsyat lainnya, gabung organisasi kawan kumparanWOMAN di kum.pr/tkwoman1

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan