Liputan6.com, Jakarta - Sopir taksi Green SM berhasil menyelamatkan diri dari insiden tabrakan KRL commuterline di perlintasan sebidang tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur. Peristiwa itu berujung kecelakaan antara KRL commuterline dengan KA Argo Bromo pada Senin 27 April 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Budi Hermanto menceritakan detik-detik pengemudi Taksi Green SM selamat dari kejadian tertemper KRL. Saat kejadian, pengemudi mengaku sempat kesulitan untuk keluar dari taksi.
"Pada saat dibawa, itu kendaraan meninggal di perlintasan sebidang jalur kereta api. Pada saat pengemudi mau keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa," kata Budi kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).
Dia menuturkan, transmisi tiba-tiba pindah ke posisi parkir pada saat pengemudi hendak mematikan kendaraannya. Lalu, pengemudi taksi mencoba untuk keluar dengan membuka kaca mobil.
“Baru bisa menurunkan kaca mobil dari taksi online," sambungnya.
Setelah itu, pengemudi taksi sukses keluar dan selamat berkah support penduduk sekitar melalui jendela bagian kanan depan.
Berdasarkan keterangan, lanjut Budi, pengemudi mengaku baru bekerja beberapa hari di perusahaan taksi online tersebut. Masa perkenalan tentang penggunaan mobil hanya dilakukan satu hari.
"Yang berkepentingan baru beberapa hari bekerja di taksi online tersebut, mendaftar, melamar, dan dinyatakan lulus. Diperkenalkan selama satu hari tentang operasional penggunaan unit mobil nan bakal dibawa," katanya.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·