
Ilustrasi.
JAKARTA - WA telah menjadi perangkat komunikasi utama dengan ratusan juta pengguna di seluruh dunia. Namun, penggunaan nan luas ini juga kerap menimbulkan kekhawatiran orang tua nan mau memberikan akses komunikasi WA kepada putra-putrinya nan tetap di bawah umur alias remaja.
Kini platform berbagi pesan milik Meta itu meluncurkan fitur baru nan disebut parent-managed accounts untuk anak usia di bawah 13 tahun (pra-remaja). Sesuai namanya, fitur ini memungkinkan orang tua mengontrol kontak, grup, dan privasi akun WA anak secara langsung.
Fitur ini dirancang dengan enkripsi end-to-end tetap terjaga, sehingga percakapan pribadi kondusif dari akses pihak ketiga, termasuk WA sendiri.
Apa Itu Parent-Managed Accounts WhatsApp?
Fitur baru ini, diumumkan pada 11 Maret 2026 melalui blog resmi WhatsApp, memungkinkan orang tua menyiapkan akun unik anak di perangkat terpisah. Orang tua menggunakan ponsel mereka sendiri untuk menautkan dan mengelola akun anak, membatasi pengalaman WA hanya pada pesan dan panggilan dasar. Kontrol utama meliputi:
- Kelola kontak: Tentukan siapa nan boleh menghubungi anak.
- Batasi grup: Pilih grup mana nan anak boleh ikuti.
- Review pesan: Periksa permintaan pesan dari kontak tak dikenal.
- Pengaturan privasi: Ubah hanya via PIN orang tua di perangkat anak.
Semua pengaturan dilindungi PIN orang tua, memastikan hanya Anda nan bisa mengaksesnya. Fitur ini dikembangkan berasas masukan family dan master keamanan digital, dengan rollout berjenjang dunia mulai Maret 2026.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·