Wajib Punya Kebun Tebu, Industri Gula RI Hadapi Sejumlah Tantangan

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 06 Agustus 2026 |08:51 WIB

Wajib Punya Kebun Tebu, Industri Gula RI Hadapi Sejumlah Tantangan

Rencana pemerintah mewajibkan industri gula rafinasi mempunyai kebun tebu sendiri dinilai perlu menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. (Foto; Okezone.com/Kementan)

JAKARTA - Rencana pemerintah mewajibkan industri gula rafinasi mempunyai kebun tebu sendiri dinilai perlu menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, kebijakan tersebut dinilai kurang tepat lantaran adanya keterbatasan lahan, khususnya di Pulau Jawa, serta tidak secara langsung meningkatkan produksi gula nasional.

Menurut Guru Besar Fakultas Pertanian IPB, Dwi Andreas Santosa, rencana mewajibkan industri gula rafinasi mempunyai kebun tebu sendiri tidak sesuai dengan konsep awal pendirian industri tersebut. Oleh lantaran itu, kebijakan tersebut dinilai susah diterapkan lantaran pabrik gula rafinasi sejak awal memang dibangun untuk mengolah bahan baku gula mentah (raw sugar) menjadi gula rafinasi, bukan untuk mengembangkan perkebunan tebu.

Saat itu, sekitar 11 pabrik gula rafinasi didirikan. Mayoritas lokasinya berada di dekat pelabuhan untuk memudahkan proses impor bahan baku berupa raw sugar.

“Ada sekitar 11 pabrik gula rafinasi dan biasanya pabrik gula rafinasi itu di dekat pelabuhan. Nah, terus logikanya membangun kebun tebu gimana caranya? Apalagi pabrik gula rafinasi di Jawa,” ujar Dwi Andreas, Kamis (6/8/2026).

Andreas, nan juga Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI), menegaskan bahwa sejak awal industri gula rafinasi dirancang hanya untuk menghasilkan gula rafinasi nan digunakan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman. Karena itu, perusahaan-perusahaan gula rafinasi tidak pernah didesain untuk mempunyai perkebunan tebu sendiri.

“Nah, ya itulah saya nan nggak lenyap pikir. Regulasinya memang seperti tadi. Pabrik rafinasi memang digunakan untuk menghasilkan gula rafinasi untuk keperluan industri. Desainnya memang seperti itu sehingga tidak membangun kebun sendiri. Untuk apa, kan?” paparnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com