Cara Kemenhut Pantau Gajah di Tengah Kebakaran Way Kambas

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Ahmad mengatakan, TNWK merupakan salah satu taman nasional nan perlu mendapat perhatian unik lantaran potensi kebakaran dapat meningkat saat musim tandus panjang.

Kewaspadaan telah ditingkatkan untuk mengantisipasi kebakaran. Namun, luas kawasan TNWK yang mencapai sekitar 125.000 hektare menjadi tantangan tersendiri dalam melakukan pengawasan.

"Memang beberapa kali terjadi, apalagi jika terjadi tandus panjang seperti ini, memang kita selalu waspada. Sebenarnya kewaspadaan kita sudah ditingkatkan," ungkapnya.

Dia menambahkan, luas area nan sangat besar membikin pengawasan setiap titik secara terus-menerus tidak mudah dilakukan. Karena itu, pengendalian karhutla membutuhkan kerjasama beragam pihak.

"Ini luas sekali ya, Taman Nasional kurang lebih 125.000 hektare. Tidak mungkin kita satu inci, satu meter bisa kita jaga, sehingga tetap ada kesempatan itu," kata Ahmad.

Sementara itu, Kepala Balai TNWK, MHD Zaidi mengatakan, tim campuran nan terdiri dari personel balai, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat tetap melakukan penanganan di lokasi.

"Sekarang ini kita bergeser ke letak kebakaran baru di Braja Luhur," kata Zaidi, Minggu (23/8/2026).

Sementara itu, kebakaran nan sebelumnya terjadi di wilayah Resort Kuala Penet telah sukses dipadamkan. Api di area rawa gambut tersebut sebelumnya membakar lahan seluas sekitar 673,4 hektare.

Menurut Zaidi, proses pemadaman di Kuala Penet melibatkan sekitar 250 personel gabungan. Api sukses dikendalikan pada Sabtu (22/8/2026) malam.

"Untuk wilayah Kuala Penet sudah sukses dipadamkan tadi malam oleh tim campuran sebanyak 250 personel," ujarnya.

Zaidi memastikan kebakaran nan terjadi saat ini tidak berakibat terhadap kediaman gajah liar di TNWK. Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari wilayah nan menjadi kediaman kawanan gajah.

Selain memastikan kondisi gajah, pihak TNWK juga belum menerima laporan mengenai satwa liar nan meninggal akibat kebakaran.

Hingga kini, belum ditemukan buntang satwa seperti ular, trenggiling, rusa, maupun satwa liar lainnya di lokasi terdampak kebakaran.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita