Seperti nan sudah kita kabarkan sebelumnya, pada arena Build 2026 lalu, Microsoft resmi memperkenalkan WSL Containers, sebuah fitur baru nan memungkinkan pengguna menjalankan Linux container langsung melalui Windows Subsystem for Linux (WSL).
Menariknya, fitur ini datang langsung dari Microsoft sehingga untuk beberapa kebutuhan, developer tidak lagi kudu mengandalkan Docker Desktop sebagai container runtime.
Nah jika Anda penasaran mau mencoba fitur ini, berikut WinPoin rangkum langkah langkah instalasinya.
Catatan: Saat tulisan ini dibuat, WSL Containers tetap berstatus Preview, sehingga hanya tersedia melalui jenis pre-release WSL.Pastikan WSL Sudah Terpasang
Sebelum kita lanjutkan, pastikan dulu Anda sudah mempunyai WSL di Windows 11 nan Anda gunakan.

Jika belum ada, silahkan Anda masukan perintah berikut untuk memulai instalasi WSL, alias Anda bisa ikuti tutorial nan sudah WinPoin buat pada laman berikut : Tutorial WSL 2 di Windows 11: Instalasi Ubuntu 24.04 Step by Step
wsl --installCara Install WSL Containers di Windows 11
Jika WSL sudah terinstall dan melangkah di Windows 11, Anda bisa mulai instalasi WSL Container dengan langkah berikut.
Langkah 1. Pertama Update WSL ke Versi Preview dengan menggunakan perintah berikut :
wsl --update --pre-releaseNah Windows bakal secara otomatis mendownload jenis WSL terbaru nan berisi support WSL Containers.

Langkah 2. Restart WSL
Setelah selesai, Anda bisa melakukan restart WSL dengan menggunakan perintah berikut :
wsl --shutdown
Setelah itu silahkan verifikasi kembali, apakah jenis WSL sudah betul dan sudah menggunakan jenis terbaru nan kita pembaruan pada langkah 1 tadi.
wsl --version
Seperti pada gambar diatas, saya sudah menggunakan jenis terbaru, mari kita lanjutkan ke langkah berikutnya, kemudian jangan sampai lupa untuk buka kembali WSL.
Langkah 3. Pastikan WSL Containers sudah aktif.
Selanjutnya kita kudu memastikan bahwa WSL Container ini sudah aktif, caranya cukup dengan mengetik perintah berikut :
wslc --helpJika muncul keterangan Usage: wslc xxx, berfaedah WSL Containers sudah sukses diinstall.

Nah berhasil.
Apa Itu wslc?
Sedikit kita jelaskan kembali, wslc merupakan command baru nan digunakan untuk mengelola Linux Container secara langsung melalui WSL.
Ke depannya command ini bakal digunakan untuk, membikin container, menjalankan container, menghentikan container, menghapus container
dan beragam operasi container lainnya.
Dan lantaran tetap Preview, kemungkinan besar command-command baru bakal terus ditambahkan oleh Microsoft.
Cara Menggunakan WSLC?
Nah untuk menggunakan WSL, perintahnya ini mirip dengan docker, apalagi bisa dibilang sama persis, perihal ini lantaran Microsoft membikin wslc agar mudah digunakan oleh para developer, sehingga developer tidak perlu mempelajarinya dari awal dan hanya perlu sedikit penyesuaian saja.

Apa Saja Keunggulan WSL Containers?
Nah mungkin Anda belum baca tulisan sebelumnya, jadi intinya sih selain menghadirkan command baru, Microsoft juga membawa beberapa peningkatan menarik.
Mulai dri support VirtioFS agar performa akses file Windows ke Linux menjadi hingga 2 kali lebih sigap dibanding penerapan sebelumnya, kemudian support Networking sehingga WSL sekarang bisa menggunakan konfigurasi jaringan Windows secara langsung. nan berfaedah VPN, Proxy, hingga kebijakan keamanan perusahaan otomatis ikut diterapkan pada container.
Dan terakhir ada Manajemen RAM nan lebih baik lantaran RAM nan digunakan Linux bakal lebih sigap dikembalikan ke Windows setelah container selesai digunakan. Hasilnya penggunaan memori menjadi jauh lebih efisien.
Untuk saat ini WSL Containers tetap berada pada tahap Preview sehingga fiturnya belum selengkap Docker Desktop, namun kedepannya Microsoft tampaknya mau menjadikan WSL sebagai platform container bawaan Windows tanpa perlu aplikasi tambahan.
Dan jika roadmap pengembangannya melangkah lancar, bukan tidak mungkin sebagian developer nantinya cukup menggunakan WSL + wslc tanpa perlu lagi menginstall Docker Desktop.
Nah gimana menurutmu? Apakah Anda tertarik mencoba WSL Containers, alias tetap tetap nyaman menggunakan Docker Desktop?
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux Ubuntu, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·