Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar namalain Cak Imin, menyoroti dinamika internal NU selama lima tahun terakhir.
Ia mengingatkan agar forum Muktamar ke-35 NU ini bisa dimanfaatkan sebagai arena evaluasi, sehingga kesalahan dan kegagalan pengelolaan organisasi di masa lampau tidak kembali terulang.
"Kegagalan 5 tahun terakhir ini merusak ukhuwah nahdliyah, ukhuwah nan merekatkan potensi-potensi agar kemandirian dan kekuatan sosial ekonomi NU bisa terjaga. Nah, kegagalan 5 tahun mengingat ini kudu menjadi evaluasi, lantaran Muktamar itu forum evaluasi. Evaluasi untuk apa? Tidak mengulangi kegagalan nan sama," kata Cak Imin di Pondok Pesantren (Ponpes) Mamba'ul Ma'arif, Denanyar, Kabupaten Jombang, Jumat (28/8).
Ia menilai tumbukan internal bisa telah mencoreng kebesaran NU, seperti tindakan saling pecat, perselisihan antar pengurus, hingga hilangnya kewibawaan para kiai.
"Jangan jatuh di lubang nan sama, jangan mengulangi kesalahan nan sama. Karena kebesaran NU ini ternodai jika ukhuwah nahdliyah selama 5 tahun ini rusak saling pecat, berantem, kharisma alias kewibawaan ustad hilang, saling menakut-nakuti tidak diberi SK. Ini nan rugi adalah ketika semua loyalitas itu hilang. Nah, ketika loyalitas lenyap itu, lampau kita berjuntai kepada siapa? Satu-satunya langkah bangun ukhuwah, jangan mengulangi kesalahan," ujar dia.
Cak Imin juga berpesan kepada para ketua Nahdlatul Ulama (NU) untuk menjaga kemandirian organisasi. Ia menyebut bahwa NU kudu bisa berdikari agar tidak berjuntai ke pihak mana pun.
"Ya, kita mengetuk kesadaran para ketua NU ya. Tidak ada jalan lain agar kekuatan NU ini tidak punah selain NU mempunyai sistem nan mandiri, tidak berjuntai kepada siapa pun," ucap dia.
Saat ditanya mengenai kriteria calon ketua nan sesuai untuk memimpin NU ke depan, menurutnya nan cocok adalah nan tidak mengulangi kesalahan.
"Ya nan sesuai itu ya jangan mengulangi nan salah," ujar Cak Imin.
Terkait dengan kesalahan nan dimaksud, Cak Imin tak menjawab lebih lanjut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·