BYD Keluarkan Senjata Baru Calon 'Pembunuh' MPV Hybrid Jepang di RI

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Persaingan mobil elektrifikasi di Indonesia makin panas. BYD sekarang resmi masuk ke pasar plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) lewat peluncuran BYD M6 DM di Indonesia. Model ini menjadi kendaraan hybrid pertama BYD nan dipasarkan di Tanah Air dan bakal bersaing dengan MPV dari Jepang nan sudah menguasai pasar Hybrid.

Kehadiran M6 DM menandai perubahan strategi BYD nan sebelumnya konsentrasi pada kendaraan listrik berbasis baterai alias battery electric vehicle (BEV). Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan teknologi hybrid tetap menjadi bagian krusial dalam transisi menuju elektrifikasi penuh di Indonesia.

"EV murni merupakan arah jangka panjang menuju mobilitas dengan elektrifikasi penuh, sementara itu DM datang sebagai solusi transisi nan dapat mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat saat ini. Keduanya dikembangkan dengan pondasi teknologi nan sama efisien dan cerdas. Dua teknologi dengan satu visi nan sama mendukung masa depan mobilitas nan berkepanjangan di Indonesia," kata Eagle Zhao dalam aktivitas peluncuran di area PIK 2, Tangerang, Senin (18/5/2026) malam.

Ia menambahkan, BYD mengusung filosofi "DM GASS" pada M6 DM, singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit.

Masuknya BYD ke segmen hybrid juga menjadi sinyal bahwa pasar kendaraan elektrifikasi Indonesia belum sepenuhnya siap meninggalkan mesin bensin. Beberapa aspek menjadi aspek ialah Infrastruktur pengisian daya nan belum merata, kekhawatiran soal jarak tempuh, hingga biaya energi.

BYD M6 DM. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Foto: BYD M6 DM. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Berbeda dengan sistem hybrid konvensional nan tetap mengandalkan mesin bensin sebagai penggerak utama, teknologi Dual Mode (DM) milik BYD justru memprioritaskan motor listrik sebagai tenaga utama. Mesin bensin hanya berfaedah sebagai pendukung untuk menghasilkan daya listrik dan menjaga efisiensi saat dibutuhkan.

BYD menyebut teknologi nan dipakai pada M6 DM merupakan generasi terbaru DM 5.0. Sistem tersebut mempunyai tiga mode berkendara utama, ialah EV, HEV Series, dan HEV Parallel.

Secara spesifikasi, BYD M6 DM dibekali mesin 1.500 cc dengan tenaga maksimum 72 kW dan torsi 125 Nm. Mobil ini juga menggunakan motor EHS 5.0 dengan putaran hingga 15.000 rpm.

Dari efisiensi bahan bakarnya, BYD menyebut M6 DM bisa mencatat konsumsi BBM hingga 65 kilometer per liter, apalagi diklaim mempunyai jarak tempuh campuran lebih dari 1.800 kilometer dalam kondisi tangki penuh dan baterai terisi optimal. Selain itu, BYD juga menyatakan efisiensi termal mesin mencapai 46%, salah satu nan tertinggi di industri otomotif saat ini.

Meski spesifikasi dan teknologi sudah diumumkan, BYD tetap menahan nilai resmi M6 DM. Namun perusahaan memastikan banderol mobil tersebut bakal kompetitif di tengah kondisi ekonomi dan pelemahan daya beli masyarakat.

"Kami percaya dan percaya BYD M6 DM juga bakal datang dengan nilai sangat kompetitif dan terjangkau bagi konsumen kami, terutama dengan situasi ekonomi saat ini," lanjutnya.

Meski nilai belum diumumkan, BYD memastikan unit M6 DM sudah tersedia untuk test drive di seluruh jaringan dealer di Indonesia. Pengiriman ke konsumen pun ditargetkan mulai berjalan pada Juni 2026.

"Ya, secara keseluruhan, pengirimannya bisa saya katakan bisa dimulai bulan Juni mendatang," kata Eagle.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News