BWB Expo 2026 Dorong Indonesia Jadi Pusat Wellness Dunia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
BWB Expo 2026 Dorong Indonesia Jadi Pusat Wellness Dunia Bali Wellness and Beauty (BWB) Expo 2026 resmi dibuka Kamis (3/6).(Dok.Istimewa)

BALI Wellness and Beauty (BWB) Expo 2026 resmi dibuka di The Meru, Sanur, Bali, Kamis (4/6). Ajang nan berjalan hingga 6 Juni tersebut mengusung tema “Building Indonesia’s Wellness Economy: Towards a Globally Competitive and Sustainable Ecosystem” dan menegaskan optimisme Indonesia menjadi salah satu pusat industri wellness dunia.

Ketua BWB Bali, Diah Permana Tirtawati, mengatakan Indonesia mempunyai modal besar untuk mengembangkan ekonomi wellness yang bisa bersaing di tingkat global.

“Berbekal kekayaan alam, budaya, tradisi kesehatan, serta semangat penemuan dan kewirausahaan, kita mempunyai kesempatan besar membangun wellness economy yang berkekuatan saing global, berkelanjutan, dan menyejahterakan masyarakat,” ujar Diah saat pembukaan acara.

Menurut dia, pengembangan ekonomi wellness membutuhkan support kebijakan nan visioner serta kerjasama antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat.

Antusiasme industri wellness dan kecantikan juga terlihat dari meningkatnya jumlah peserta pameran. Jika pada penyelenggaraan perdana terdapat 80 booth yang diikuti 107 perusahaan dan merek, tahun ini jumlahnya meningkat menjadi 90 booth dengan 140 perusahaan dan merek peserta.

“Peningkatan ini menunjukkan sektor wellness dan beauty Indonesia sedang bertumbuh dan mempunyai potensi besar untuk terus berkembang serta berkontribusi nyata terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Salah satu agenda baru dalam BWB Expo 2026 adalah penyelenggaraan plenary session yang mempertemukan kreator kebijakan, pelaku industri, akademisi, serta praktisi untuk membahas pengembangan ekosistem wellness nasional.

KEBERANIAN KOLABORASI
Diah menilai pembangunan ekonomi wellness tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. “Kami percaya masa depan wellness economy Indonesia tidak dapat dibangun satu pihak saja. Dibutuhkan keberanian berkolaborasi, komitmen berinovasi, dan visi berbareng untuk ekosistem nan inklusif, berkelanjutan, dan berkekuatan saing tinggi,” tegasnya.

Forum tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari pemerintah dan bumi usaha, di antaranya Pelaksana Tugas Deputi Bidang Koordinasi Industri, Ketenagakerjaan, dan Pariwisata Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dida Gardera, Asisten Deputi Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Menengah Kementerian UMKM Metty Kusmayantie, Asisten Deputi Pengembangan Usaha dan Akses Permodalan Kementerian Pariwisata Hanifah, CEO SMESCO Indonesia Doddy Akhmadsyah Matondang, Regional CEO BRI Bali Nusra Hery Noercahya, serta Ketua Bali Medical Tourism Association dr. Gede Wiryana Patra Jaya.

Dalam obrolan hari pertama, para panelis menilai industri wellness telah berkembang menjadi sektor strategis nan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Mereka juga menekankan pentingnya penguatan regulasi, peningkatan investasi, pengembangan sumber daya manusia, penemuan layanan, serta support terhadap UMKM sebagai fondasi pembangunan industri wellness yang berkelanjutan.

“Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi industri wellness dunia. Sudah saatnya Indonesia mengambil peran nan lebih besar sebagai produsen inovasi, pusat pengembangan wellness, serta destinasi nan bisa menginspirasi bumi melalui kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal nan dimiliki,” ujar Diah.

Selain pameran, BWB Expo 2026 menghadirkan beragam aktivitas seperti workshop, yoga tradisional Bali, obrolan kesehatan, mindfulness, sesi networking bisnis, hingga peragaan busana Bali.

Melalui penyelenggaraan BWB Expo 2026, para pemangku kepentingan berambisi tercipta kerjasama nan lebih erat untuk mempercepat transformasi Indonesia menjadi salah satu pusat wellness dan kecantikan bergengsi dunia. (E-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia