Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah bus wisata asal Belanda mengalami kecelakaan dan terguling di area Pegunungan Alpen, wilayah tenggara Swiss, pada Kamis sore (10/9/2026). Peristiwa ini menewaskan 5 penumpang dan melukai 40-an penumpang lainnya.
Berdasarkan laporan Polisi, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.45 waktu setempat. Bus nan melaju dari arah Zernez menuju Susch, Kanton Graubünden, tiba-tiba menabrak pembatas jalan. Setelah itu, kendaraan keluar dari jalur dan terguling di lereng jalan.
"Bus menabrak pembatas pengaman, lampau meninggalkan permukaan jalan dan terguling di sisi jalan," ujar Roman Rüegg, ahli bicara Kepolisian Kanton Graubünden, di letak kejadian pada Kamis malam mengutip swissinfo, dikutip Sabtu (12/9/2026).
Bus tersebut milik perusahaan penyelenggara perjalanan Oad dan membawa 48 penumpang, seluruhnya penduduk negara Belanda nan sedang mengikuti paket wisata. Para penumpang berangkat dari Belanda pada hari Senin dan melakukan perjalanan wisata satu hari ke Swiss dari pangkalan mereka di Austria.
Hingga saat ini, pihak kepolisian belum merilis nomor pasti jumlah korban jiwa. Konferensi pers mengenai peristiwa ini direncanakan digelar pada Jumat.
Sejumlah besar tim penyelamat dikerahkan ke lokasi, termasuk helikopter. Presiden Swiss, Guy Parmelin, menyatakan kekagetan nan mendalam atas peristiwa tersebut.
"Saya turut bersungkawa cita dan pikiran saya menyertai para korban dan family mereka," ujar Parmelin melalui akun media sosial X. Ia juga menyampaikan penghargaan atas upaya para petugas penyelamat, serta menegaskan bahwa pihak berkuasa bakal melakukan penyelidikan menyeluruh guna mengungkap seluruh penyebab kecelakaan.
Jalan penghubung antara Zernez dan Susch sekarang telah ditutup sementara. Zernez sendiri merupakan pintu gerbang menuju Taman Nasional Swiss, area pegunungan seluas sekitar 170 kilometer persegi nan tetap alami dan terjaga kelestariannya.
(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·