Bupati Luwu Timur Sebut PT Vale Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Bupati Luwu Timur Sebut PT Vale Mitra Strategis Pembangunan Daerah Siswa Sekolah Menengah Pertama di Malili, Luwu Timur mengunjungi Vale Nickel Corner, menjadi pusat edukasi pertambangan nikel modern, di Perpustakaan Daerah Malili. Kehadiran Perpustakaan merupakan kerjasama dengan PT Vale Indonesia Tbk.(MI/Lina Herlina)

KABUPATEN Luwu Timur di usianya nan ke-23, tidak hanya merayakan perjalanan panjang sebagai wilayah otonom, tetapi juga merefleksikan sinergi nan telah membangun fondasi kesejahteraan selama nyaris enam dekade.

Momentum spesial ini dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada PT Vale Indonesia, mitra nan telah membersamai Bumi Batara Guru nyaris 58 tahun.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran PT Vale bukan sekadar investasi tambang, melainkan sebagai salah satu penggerak utama pembangunan daerah.

"Alhamdulillah, PT Vale sudah nyaris 58 tahun di Kabupaten Luwu Timur dan memberikan kontribusi nan besar serta nyata kepada masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan perusahaan ini sudah melangkah dengan sangat baik, cukup luar biasa," ujar Irwan.

Menurutnya, sinergi nan telah terjalin ini kudu terus dijaga dan dipertahankan agar seluruh pihak dapat menjalankan peran masing-masing secara optimal. "Kami percaya, sinergi antara pemda dan penanammodal besar seperti PT Vale kudu bisa menciptakan nilai tambah nan nyata bagi rakyat," tegasnya.

Mengunci Komitmen untuk Luwu Timur Maju

Bukan sekadar seremoni, peringatan hari jadi kali ini juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) progresif antara Pemkab Luwu Timur dan PT Vale Indonesia. Kesepakatan ini dirancang untuk memperkokoh hubungan nan sudah melangkah dan membuka kesempatan baru bagi kesejahteraan masyarakat.

Sejumlah poin strategis tertuang dalam MoU tersebut, antara lain, ialah penyerapan tenaga kerja lokal secara prioritas, review ulang skema pengerjaan proyek untuk mengutamakan kontraktor asal Luwu Timur, dan optimasi biaya CSR dari PT Vale maupun kontraktor nasional, nan disinergikan dengan program pemerintah kabupaten dan desa.

Kemudian ada juga penyerahan aset bentuk dari PT Vale kepada pemkab untuk mendukung prasarana dan jasa publik, serta peningkatan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sinergi fiskal, termasuk identifikasi sumber-sumber penerimaan baru nan lebih ekstensif.

Menambang Kebaikan

Sebagai salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia terus membuktikan bahwa industri ekstraktif dapat dijalankan dengan prinsip keberlanjutan dan keberpihakan. 

Melalui semangat #StartsWithMe, berikut lima corak kerja sama konkret PT Vale dengan pemerintah nan telah berakibat langsung pada kehidupan masyarakat Luwu Timur:

1. Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM)
Bekerja sama dengan Pemprov Sulsel dan Pemkab Luwu Timur, program ini bermaksud menciptakan organisasi nan berdikari secara ekonomi dan sosial. Masyarakat mendapat pendampingan pelatihan, pengembangan UMKM, serta perbaikan prasarana desa. Hasilnya, jumlah upaya mini aktif meningkat dan partisipasi penduduk dalam pembangunan desa semakin tinggi.

2. Pemberantasan Stunting melalui PMT
PT Vale berkolaborasi dengan puskesmas, dinas kesehatan, dan kader posyandu untuk memberikan makanan tambahan bergizi kepada lebih dari 190 ibu mengandung dan bayi di desa sekitar Sorowako.

Edukasi pola makan sehat dan pemantauan rutin juga diberikan. Layanan kesehatan diperkuat melalui RS Primaya INCO Sorowako nan melayani sekitar 2.000 pasien umum setiap tahun. Angka stunting di sejumlah desa pun menurun signifikan.

3. Pelatihan Kerja Bersertifikasi
Dirancang unik bagi pemuda lokal untuk meningkatkan daya saing di sektor industri dan pertambangan. Pelatihan ini tidak hanya teori, tetapi praktik lapangan dengan sertifikasi resmi. Banyak peserta sukses mendapatkan pekerjaan, baik di PT Vale maupun sektor lain, alias membuka jasa mandiri.

4. Beasiswa dan Bus Sekolah
Ditujukan bagi pelajar kurang bisa dan berprestasi di Kabupaten Luwu Timur. Selain biaya pendidikan, PT Vale juga menyediakan jasa bus sekolah cuma-cuma bagi siswa dari lima desa: Balambano, Laskap, Pasi-pasi, Pongkeru, dan Harapan. Program ini terbukti mengurangi nomor putus sekolah lantaran hambatan transportasi dan meringankan beban orang tua.

5. Program Sekolah Bersinar
Dideklarasikan berbareng Pemkab Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan, program ini menciptakan lingkungan pendidikan nan sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Konservasi Lingkungan dan Inovasi Lokal

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, menyampaikan rasa syukur atas sinergi nan terjalin.

"Alhamdulillah, PT Vale sangat berterima kasih berada di Luwu Timur lantaran pemerintah kabupaten sangat mendukung operasional kami. Dalam program pemberdayaan masyarakat, terdapat delapan pilar, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi kemandirian, dan lainnya. Kami rutin mengevaluasi berbareng kabupaten untuk meningkatkan program," ujar Yusri.

Ia mencontohkan, di bagian ekonomi kemandirian, PT Vale berbareng Pemerintah Desa Tabarano mengembangkan kebun nanas. Di bagian pariwisata, Danau Matano dan tiga waduk lainnya terus dikembangkan. 

Dalam rangka memperkuat pendidikan kejuruan, PT Vale juga mendonasikan satu unit kendaraan sebagai perangkat praktik bagi SMK Negeri 1 Luwu Timur, guna meningkatkan kompetensi siswa di bagian teknik otomotif.

Dengan sinergi antara bumi industri, pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat, PT Vale berupaya menciptakan ekosistem pengembangan SDM nan berkelanjutan. Pertumbuhan industri nan terjadi tidak hanya memberikan faedah ekonomi, tetapi juga bisa menciptakan kesejahteraan nan berkepanjangan bagi masyarakat setempat. (LN/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia