Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 28 Januari 2026 |10:50 WIB

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan nan berintegritas dan berkualitas. (Foto: Okezone.com/Freepik)
JAKARTA – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menegaskan pentingnya penerapan tata kelola perusahaan nan berintegritas dan berkualitas, dengan tujuan memastikan sistem manajemen dijalankan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Dalam rangka ini, PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menjalani Audit Pengawasan (Surveillance) Tahun II mengenai penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP), nan menilai efektivitas pengendalian anti penyuapan di perusahaan.
Direktur Utama, M. Fankar Umran, menjelaskan bahwa audit ini merupakan bagian dari upaya memastikan penerapan tata kelola dan pengendalian internal melangkah sesuai standar.
“Audit ini menjadi langkah untuk mengevaluasi penerapan praktik Good Corporate Governance (GCG) dan memastikan sistem manajemen dijalankan secara konsisten,” kata Fankar, Rabu (28/1/2026).
Audit mencakup beragam proses strategis di perusahaan, antara lain pengadaan peralatan dan jasa, finansial dan investasi, akuntansi, pemasaran, pengelolaan jaringan dan digital, serta underwriting.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·