Bukan Dihantam Gempa, Penampakan Kompleks Wisata Miring ke Laut

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Kompleks wisata terlarangan di Pantai San Pancho, Meksiko, kian miring dan terancam ambruk ke laut setelah diterjang angin besar dan gelombang tinggi.

Tampilan dari drone memperlihatkan sebuah gedung kondominium di tepi pantai nan rusak setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, pada 21 Oktober 2026. (REUTERS

Sebuah gedung kondominium di tepi pantai mengalami kerusakan setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, Negara Bagian Nayarit, Rabu (21/10/2026). Pemerintah Meksiko melakukan penanganan darurat terhadap kompleks wisata terlarangan di Pantai San Pancho nan terancam ambruk ke laut akibat angin besar dan gelombang tinggi. (REUTERS/Christian Ruano)

Tampilan dari drone memperlihatkan sebuah gedung kondominium di tepi pantai nan rusak setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Gambar drone memperlihatkan gedung kondominium tersebut semakin miring ke arah laut. Pada Rabu (21/10/2026), kemiringan gedung bertambah parah sehingga memicu respons darurat dari pihak berkuasa untuk mengantisipasi potensi keruntuhan dalam waktu dekat. (REUTERS/Christian Ruano)

Tampilan dari drone memperlihatkan sebuah gedung kondominium di tepi pantai nan rusak setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Kantor Kejaksaan Federal untuk Perlindungan Lingkungan Meksiko (PROFEPA) menyatakan bakal mendampingi penyelenggaraan protokol darurat nan ditetapkan otoritas terkait. Langkah tersebut diprioritaskan untuk melindungi keselamatan, kesehatan, dan nyawa masyarakat. (REUTERS/Christian Ruano)

Sebuah gedung kondominium di tepi pantai miring ke arah samudra setelah mengalami kerusakan akibat serangkaian angin besar nan menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Bangunan nan dikembangkan Pacific Lifestyle Properties itu telah menjadi sorotan otoritas lingkungan Meksiko selama bertahun-tahun. Pemerintah menyebut pembangunan kompleks tersebut tidak mengantongi izin nan sesuai dan melanggar ketentuan penggunaan lahan. (REUTERS/Christian Ruano)

Sebuah gedung kondominium di tepi pantai miring ke arah samudra setelah mengalami kerusakan akibat serangkaian angin besar nan menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Pada 3 Oktober, otoritas Perlindungan Sipil menutup gedung tersebut setelah posisinya mulai miring akibat hantaman gelombang besar. (REUTERS/Christian Ruano)

Tampilan dari drone memperlihatkan sebuah gedung kondominium di tepi pantai nan rusak setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Empat hari kemudian, pengadilan mengukuhkan hukuman PROFEPA nan dijatuhkan pada 2022 mengenai kerusakan Zona Maritim Terestrial Federal dan lahan hasil reklamasi laut. (REUTERS/Christian Ruano)

Seseorang membawa papan seluncur air (bodyboard) di pantai di depan sebuah gedung kondominium nan rusak, setelah serangkaian angin besar menghantam pesisir Pasifik Meksiko, di San Francisco, Bahia de Banderas, negara bagian Nayarit, Meksiko, 21 Oktober 2026.

Kondisi gedung nan semakin miring pada Rabu membikin otoritas bergerak melakukan penanganan darurat guna mengantisipasi keruntuhan nan dinilai sudah menakut-nakuti dalam waktu dekat. (REUTERS/Christian Ruano)

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑