Bukan di Jalanan, 94 Anak Muda “Adu Mekanik” di Ring BNG Showcase VII

Sedang Trending 2 hari yang lalu
BNG Showcase VII di GOR Pancasila UGM, Sleman, Sabtu (25/7). Foto: Pandangan Jogja.

Sebanyak 94 anak muda mengikuti BNG Showcase VII di GOR Pancasila UGM, Sleman, Sabtu (25/7). Ajang ini diikuti perwakilan dari sedikitnya 10 SMA, sejumlah perguruan tinggi, serta beragam sasana alias klub bela diri.

Bukan sekadar "adu mekanik", combat sport menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan keahlian bentuk dan minat terhadap olahraga tarung lewat jalur kejuaraan resmi. Di atas ring, mereka menguji teknik, strategi, dan keahlian membaca mobilitas musuh dalam pertandingan nan berjalan sesuai patokan olahraga.

Penyelenggaraan tahun ini menjadi nan pertama menghadirkan kategori pelajar SMA dan kategori antarsasana sejak BNG Showcase digelar. Sebelumnya, arena ini lebih banyak diikuti peserta dari kalangan mahasiswa.

Founder sekaligus CEO BNG Promotion, Rezo. Foto: Pandangan Jogja.

Founder sekaligus CEO BNG Promotion, Rezo, mengatakan pembukaan kategori baru tersebut dilakukan lantaran kesempatan bertanding bagi atlet muda, khususnya usia 12 tahun ke atas, tetap terbatas.

"Untuk pertama kalinya di BNG kita membuka kelas kategori SMA dan juga kategori antar camp," ujar Rezo, Sabtu (25/7).

"Selama ini kejuaraan combat sport, terutama di level muda, tetap sangat jarang. Jadi saya merasa dengan adanya dua kategori ini dapat memajukan combat sport di Indonesia ke depannya," lanjutnya.

BNG Showcase VII di GOR Pancasila UGM, Sleman, Sabtu (25/7). Foto: Pandangan Jogja.

Selain kategori SMA, BNG Showcase VII juga menghadirkan kategori antar sasana untuk pertama kalinya. Kategori ini memberikan kesempatan bagi anak muda nan tidak sedang menempuh pendidikan formal, tetapi tetap aktif berlatih di sasana tinju.

"Kita mau BNG ini bisa jadi wadah, nggak cuman bagi anak-anak kuliah aja tapi bisa untuk anak-anak muda di Indonesia. Nantinya pengennya satu Indonesia untuk dia mendapatkan experience, ngasah kemampuannya di bagian combat sport," ujar Rezo.

BNG Showcase VII di GOR Pancasila UGM, Sleman, Sabtu (25/7). Foto: Pandangan Jogja.

Dalam pertandingan, setiap peserta dipasangkan berasas tiga variabel, ialah kelas berat badan, jenis pertandingan (boxing alias kickboxing), serta rekam jejak pengalaman bertanding. Penyesuaian tersebut dilakukan agar pertandingan berjalan dengan kategori musuh nan sesuai.

BNG Showcase VII juga diikuti peserta dari beragam daerah. Selain peserta dari Yogyakarta dan sekitarnya, sejumlah atlet dari luar Pulau Jawa turut ambil bagian dalam arena ini, termasuk pelajar asal Papua Barat nan berguru di SMA BOPKRI 1 Yogyakarta.

Salah satu petarung nan tampil dalam arena ini adalah Kosmas Beriu dari Sasana Ridho Kemenangan. Ia sukses meraih kemenangan melalui knockout setelah sebelumnya memasang sasaran menyelesaikan pertandingan dalam satu hingga dua ronde.

"Ya, memang dari awal saya sudah cari untuk menang KO-nya. Ya, saya memang dari awal pas pre-scorenya, saya bilang tetap saya bakal ambil di satu ronde alias dua ronde," katanya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan