Bukan Antariksa, AI Jadi Mesin Uang Terbesar bagi SpaceX

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Roket pendorong SpaceX Super Heavy nan membawa pesawat ruang angkasa Starship lepas landas dalam uji terbang ke-10 di landasan peluncuran perusahaan di Starbase, Texas, Amerika Serikat Foto: Steve Nesius/Reuters

SpaceX mencatat pencapaian finansial mengejutkan dengan meraup pendapatan lebih besar dari bagian artificial intelligence dibanding upaya peluncuran antariksa miliknya. Tren ini didorong oleh ekspansi perusahaan dalam menyediakan prasarana compute untuk entitas teknologi lainnya.

Meski demikian, laporan finansial kuartal terbaru menunjukkan perusahaan rintisan Elon Musk ini secara keseluruhan tetap mengalami kerugian operasional.

Lompatan Besar Pendapatan Sektor AI dan Neocloud

Pendapatan bagian AI milik SpaceX melesat lebih dari tiga kali lipat mencapai 2,6 miliar dolar AS dibanding tahun sebelumnya. Lonjakan ini didorong oleh kesepakatan penyediaan compute nan dijalin berbareng Anthropic pada Mei dan Google pada Juni lalu.

Langkah tersebut memosisikan SpaceX sebagai pesaing baru di ranah neocloud, bersaing ketat dengan pemain seperti CoreWeave. Namun, pengeluaran modal perusahaan naik hingga menyentuh nomor 18,37 milar dolar AS.

Dalam panggilan telepon berbareng penanammodal nan dilaporkan oleh Bloomberg, Elon Musk mengeklaim kelebihan prasarana mereka dibanding kompetitor.

“Kami percaya kami sedang membangun kapabilitas compute AI dalam skala besar lebih sigap daripada siapa pun, dan kami meningkatkan model AI kami secara signifikan,” ujar Elon Musk.

Strategi SpaceX memang telah bergeser sejak penawaran umum perdana namalain IPO pada Juni lalu, di mana perusahaan memproyeksikan kebanyakan nilainya bakal berasal dari teknologi AI, termasuk rencana ambisius membangun info center di luar angkasa.

Di sisi lain, bagian konektivitas satelit Starlink tetap menjadi tulang punggung upaya dengan menyumbang pendapatan sebesar 4,2 miliar dolar AS pada kuartal ini. Sementara itu, bagian peluncuran antariksa justru berada di posisi paling buncit dengan raihan 962 juta dolar AS.

Ilustrasi jasa internet Starlink. Foto: Wirestock Creators/Shutterstock

Sebelum IPO, SpaceX juga memutuskan untuk menyewakan kapabilitas info center miliknya nan semula dibangun untuk melatih Grok, model AI mereka nan sempat tertinggal dari para kompetitor. Langkah taktis ini diambil guna memaksimalkan monetisasi prasarana nan menganggur.

Untuk memperkuat ekosistemnya, SpaceX sekarang tengah dalam proses mengakuisisi platform AI enterprise berjulukan Cursor. Musk menyatakan proses izin akuisisi tersebut sudah melangkah mendekati tahap akhir.

Secara keseluruhan, margin kerugian SpaceX sukses ditekan menjadi 143 juta dolar AS. Kendati demikian, beban pengembangan roket raksasa Starship terus membengkak hingga naik 389 juta dolar AS demi menopang ambisi jangka panjang mereka di orbit bumi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan