Ravie Wardani
, Jurnalis-Kamis, 30 April 2026 |19:10 WIB

Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto (foto: Okezone)
JAKARTA – Ikan sapu-sapu nan selama ini dianggap (benih)penyakit rupanya mempunyai faedah besar. Peneliti Ahli Muda Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Triyanto, mengungkapkan bahwa ikan ini bisa diolah menjadi pupuk organik cair (POC).
Dalam sesi obrolan di instansi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada Kamis (30/4/2026), Triyanto menjelaskan bahwa proses pengolahan ikan sapu-sapu menjadi pupuk tergolong mudah sehingga dapat dilakukan di rumah melalui sistem fermentasi.
“Jadi ikan sapu-sapunya itu bisa dihaluskan, lembut kasar juga boleh, lembut sekali juga boleh. Nanti ditambahkan mikroorganisme,” ujar Triyanto.
Ia menambahkan, pembuatan pupuk ini memerlukan bahan tambahan sebagai starter untuk perkembangan mikroba, seperti molase alias gula. Jika susah menemukan molase, masyarakat bisa menggunakan bahan dapur lainnya.
“Dikasih molase alias gula. Kalau tidak punya molase, bisa gula merah. Kalau tidak ada gula merah, ya gula pasir,” tuturnya.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·