Jakarta, CNBC Indonesia - Iran membalas serangan udara Amerika Serikat (AS) nan dilancarkan Selasa malam waktu setempat alias Rabu (10/6/2026). Garda Revolusi Iran (IRGC) mengatakan mereka telah menyerang pangkalan AS di Bahrain, menyusul serangan terhadap republik Islam itu.
"Rezim AS nan menghasut perang menyerang beberapa titik di Jask, Sirik dan Qeshm pagi ini dengan dalih palsu, merusak tiang telekomunikasi di Sirik dan menghancurkan dua tangki air di kota itu," kata IRGC dalam sebuah pernyataan nan dikutip oleh media Iran, sebagaimana dimuat AFP.
"Sebagai tanggapan atas tindakan sadis musuh, pesawat tempur angkatan laut IRGC melancarkan serangan pesawat tak berawak terhadap Angkatan Laut ke-5 Bahrain pada pukul 02.30 (waktu setempat)," tambahnya.
"Akan ada respon nan lebih berat jika serangan terus berlanjut."
Sebelumnya AS mengatakan melakukan "serangan proporsional" terhadap Iran sebagai tanggapan atas penembakan helikopter serang Apache milik Angkatan Darat AS. Penyerangan diinstruksikan Presiden AS Donald Trump.
"Pasukan Amerika mulai melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran, pukul 17.00 ET hari ini atas pengarahan Panglima Tertinggi, sebagai tanggapan atas penembakan helikopter Apache Angkatan Darat AS kemarin," kata Komando Pusat AS (CETCOM) dalam sebuah unggahan di X.
"Misi ini adalah tanggapan proporsional terhadap agresi Iran nan tidak dapat dibenarkan," tambahnya.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·