BPS: 1,25 Juta Turis Asing Serbu RI pada April, WNI Liburan ke Luar Negeri Turun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Sejumlah visitor membawa papan selancar melangkah menuju ke tengah laut saat berpiknik di Pantai Kuta, Badung, Bali, Senin (25/9/2023). Foto: Nyoman Hendra Wibowo/Antara Foto

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kunjungan visitor mancanegara (wisman) ke Indonesia tetap tumbuh pada April 2026. Sebaliknya, jumlah perjalanan visitor nasional (wisnas) ke luar negeri justru turun dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

Tercatat jumlah kunjungan turis asing ke Indonesia pada April 2026 mencapai 1,25 juta orang. Angka tersebut meningkat 7,22% dibandingkan April 2025 sebanyak 1,16 juta kunjungan.

“Secara kumulatif jumlah kunjungan wisman Januari sampai April 2026 mencapai 4,68 juta kunjungan alias naik 8,24% dibandingkan periode nan sama tahun lalu,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, dalam konvensi pers BPS di Jakarta, Selasa (2/6).

Sejumlah visitor mendaki bukit Pulau Padar guna menikmati keelokan bentangan alam Taman Nasional Komodo (TNK) di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (12/4/2026). Foto: Gecio Viana/ANTARA FOTO

Sebaliknya, jumlah penduduk negara Indonesia nan berpiknik ke luar negeri mengalami kontraksi. BPS menyebut jumlah perjalanan wisnas ke luar negeri pada April 2026 mencapai 582,08 ribu alias turun 30,54% dibandingkan April 2025.

Penurunan tersebut turut mempengaruhi capaian kumulatif sepanjang 4 bulan pertama tahun ini. Pada periode Januari-April 2026, jumlah perjalanan wisnas ke luar negeri tercatat 2,64 juta perjalanan alias turun 3,49% dibandingkan periode nan sama tahun sebelumnya.

“Penurunan jumlah perjalanan wisnas [ke luar negeri] pada April 2026 antara lain dipengaruhi oleh perbedaan periode libur Lebaran. Pada tahun 2025 libur Lebaran terjadi pada April, sedangkan tahun ini terjadi pada Maret,” ucap Pudji.

Ilustrasi bilik hotel. Foto: Edvard Nalbantjan/Shutterstock

Tingkat Hunian Hotel Ikut Meningkat

Meningkatnya kunjungan visitor asing ikut mengerek tingkat penghunian bilik (TPK) hotel berbintang pada April 2026.

BPS mencatat TPK hotel berbintang nasional mencapai 48,83% pada April 2026 alias naik 1,02 poin dibandingkan Maret 2026. Meski demikian, nomor tersebut tetap turun 0,05 poin dibandingkan April 2025.

Pudji menyebut provinsi dengan tingkat kediaman hotel berbintang tertinggi adalah Bali dengan TPK mencapai 57,94%. Di bawah Bali ada Kalimantan Timur (56,40%) dan DKI Jakarta (55,53%).

Selain hotel berbintang, TPK hotel nonbintang juga naik. Pada April 2026, TPK hotel nonbintang mencapai 25,83% alias naik 1,31 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan