BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Dukcapil, Perkuat Validitas Data dan Pelayanan Peserta

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan memperkuat kerjasama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan kualitas dan validitas info peserta agunan sosial ketenagakerjaan.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan dan Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri di Plaza BPJamsostek.

Kerja sama ini menjadi langkah strategis kedua lembaga untuk mengoptimalkan proses sinkronisasi, verifikasi, dan pengesahan data, baik bagi calon peserta maupun peserta agunan sosial ketenagakerjaan. Melalui PKS tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memperoleh kewenangan akses dan pemanfaatan info kependudukan sesuai ketentuan nan berlaku.

Penguatan kualitas info semakin krusial seiring transformasi jasa BPJS Ketenagakerjaan dari jasa konvensional menuju digital melalui Jamsostek Mobile (JMO) dan Lapak Asik. Ketika jasa hingga proses klaim dapat dilakukan secara digital, kecermatan dan verifikasi info nan menjadi dasar pelayanan menjadi aspek penting.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat mengatakan, validitas info merupakan salah satu fondasi dalam penyelenggaraan program agunan sosial ketenagakerjaan. Data nan jeli tidak hanya mendukung proses administrasi, tetapi juga memastikan faedah diterima pekerja nan memang berhak.

“Kita ketahui info adalah dasar dari perlindungan kami, terutama pada saat kami bakal memberikan manfaat. Kami kudu memastikan bahwa orang nan berhaklah nan betul-betul menerima manfaat. Sehingga info menjadi kunci bagi kami dalam memberikan perlindungan nan terbaik,” ujar Saiful.

Perkuat Credibility lewat Data nan Akurat

Menurut Saiful, integrasi info berbareng Dukcapil juga menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memperkuat credibility sebagai penyelenggara agunan sosial ketenagakerjaan.

Basis info nan jeli dan dapat dipertanggungjawabkan dinilai krusial untuk membangun kepercayaan peserta dan masyarakat terhadap penyelenggaraan program agunan sosial.

“Credibility dibangun dari proses nan dapat dipercaya. Salah satunya melalui info kepesertaan nan valid, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan pedoman info nan semakin baik, kami dapat memastikan proses kepesertaan, pelayanan, hingga pemberian faedah dilakukan secara lebih jeli dan transparan,” tambahnya.

Selain memperkuat aspek credibility, kualitas info diharapkan mendukung upaya BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja.

Optimalisasi proses sinkronisasi dan pengesahan dapat meminimalkan potensi ketidaksesuaian data. Dengan demikian, proses pendaftaran hingga pengelolaan kepesertaan dapat dilakukan secara lebih efektif.

Integrasi Data Diharapkan Permudah Verifikasi Peserta

Pemanfaatan info kependudukan juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Integrasi dengan Dukcapil diharapkan bisa mempercepat verifikasi identitas sekaligus mengurangi potensi plagiatisme maupun ketidaksesuaian info peserta.

Langkah tersebut juga diharapkan memberikan kepastian lebih baik dalam proses pengelolaan info kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi mengatakan, pemanfaatan info kependudukan dalam penyelenggaraan agunan sosial ketenagakerjaan merupakan corak sinergi antarlembaga untuk menghasilkan pelayanan publik nan semakin efektif dan tepat sasaran.

“Data kependudukan merupakan info dasar nan digunakan dalam beragam jasa publik. Melalui kerja sama ini, kami mendukung BPJS Ketenagakerjaan dalam melakukan sinkronisasi, verifikasi, dan pengesahan info kepesertaan sehingga info nan digunakan semakin jeli dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, pelayanan kepada peserta dapat dilakukan secara lebih tepat sekaligus memberikan kepastian atas hak-hak pekerja,” ujar Teguh.

Kerja sama BPJS Ketenagakerjaan dan Dukcapil tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem agunan sosial ketenagakerjaan nan lebih terintegrasi, akurat, dan terpercaya.

Dengan fondasi info nan semakin kuat, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan proses kepesertaan, pelayanan, hingga pemberian faedah dapat melangkah tepat sasaran. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari semangat BPJS Ketenagakerjaan untuk Berjalan Bersama Pekerja Indonesia dalam memberikan perlindungan bagi seluruh pekerja di Tanah Air.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita