BPBD Buka Suara soal Semeru Erupsi Terus, Level III Sejak Setahun Lalu

Sedang Trending 47 menit yang lalu

Surabaya, CNN Indonesia --

Gunung Semeru (3676 mdpl) di Jawa Timur tercatat tetap terus mengalami erupsi, termasuk pada Senin (7/9)  kemarin.

Namun, Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur, Gatot Soebroto, menyebut kondisi ini bukan perihal baru dan status level Siaga III alias Waspada sudah berjalan sejak setahun nan lalu.

"Kalau vulkanik sebagaimana hari-hari biasanya, Semeru memang selalu mengeluarkan erupsi. Tetapi kondisi tersebut sudah terjadi sejak tahun 2025 dan statusnya tetap Siaga III," kata Gatot, Selasa (8/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gatot menjelaskan, status Siaga III tersebut sudah memperkuat cukup lama tanpa ada perubahan signifikan sejak 9 November 2025 alias sekitar setahun silam.

"Sudah, memang statusnya 9 November 2025," katanya.

Gatot menjelaskan, pihak BPBD Jatim terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengenai batas-batas wilayah kondusif bagi penduduk di sekitar gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut.

Menurutnya, batas tersebut telah disosialisasikan sejak awal dan masyarakat di sekitar area Semeru diketahui beraktivitas di area nan dianggap tidak berisiko.

Meski demikian, dia memastikan hingga saat ini belum ada petunjuk pemindahan maupun pengungsian bagi penduduk nan tinggal di sekitar Semeru.

Menurutnya, kondisi vulkanik gunung tersebut tetap berada dalam pola aktivitas nan sama seperti biasanya dan tidak menunjukkan indikasi peningkatan nan mengkhawatirkan.

"Tidak ada [evakuasi], lantaran posisinya perihal ini terjadi seperti kegiatan-kegiatan seperti biasanya dan tidak ada hal-hal nan menonjol lantaran dari awal sudah memang kondisinya level III," ujarnya.

Sebelumnya, Gunung Semeru di Jawa Timur kembali mengalami erupsi beberapa kali, termasuk Senin kemarin. Sementara untuk Selasa ini, hingga buletin ditulis pukul 15.07 WIB belum tercatat ada erupsi di Semeru.

Hal itu berasas laporan pemantauan gunung se-Indonesia nan dipublikasi lewat laman Informasi Letusan di situs Magma Indonesia nan dikelola Kementerian ESDM RI.

Pada Senin kemarin, Kemarin, Semeru terpantau erupsi tiga kali ialah pukul 04.50 WIB, 13.19 WIB, dan 20.35 WIB.

Pada erupsi nan terakhir ialah Senin pukul 20.35 WIB, erupsi itu terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan lama 116 detik.

Sementara itu, visual letusan tidak teramati.

Semeru adalah salah satu dari lima gunung di Indonesia nan saat ini berstatus Siaga alias Level III. Status paling tinggi adalah Level IV (Awas).

Adapun empat gunung lainnya adalah Anak Krakatau di Selat Sunda, Merapi di perbatasan DIY dan Jawa Tengah, Sinabung di Sumatera Utara, dan Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejauh ini tak ada gunung api nan berstatus awas. Sementara itu nan berstatus Level II alias Waspada ada 22 gunung api, termasuk Gunung Ibu di Pulau Halmahera (Maluku Utara) nan erupsi berkali-kali sejak beberapa hari terakhir.

(frd/kid)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional