AHY: Demokrat Kawal RUU Pemilu, Hak Memilih dan Dipilih Harus Setara

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Penyerahan kartu tanda personil (KTA) kepada sejumlah Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (7/9/2026). Foto: Instagram/ @agusyudhoyono

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan partainya berkomitmen terus mengawal pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu di DPR RI.

AHY mengatakan, pembahasan RUU Pemilu kudu kembali pada filosofi dasar penyelenggaraan pemilu, terutama dalam menjamin kesetaraan kewenangan politik setiap penduduk negara.

“Ya, kami juga terus mengawal. Teman-teman di DPR RI nan lebih dekat berupaya untuk mengawal rancangan undang-undang pemilu, nan sejatinya kita kudu kembali kepada filosofi kenapa pemilu itu dihadirkan,” ujar AHY seusai menghadiri Pembukaan Bimtek Nasional Fraksi DPRD Partai Demokrat di Jakarta Pusat, Selasa (8/9).

Menurut AHY, prinsip kesetaraan kewenangan politik tidak boleh lenyap dalam perumusan instrumen konstitusi. Setiap penduduk negara mempunyai kewenangan nan sama untuk memilih maupun dipilih.

“Karena semua penduduk negara itu punya kewenangan nan sama untuk memilih maupun mempunyai kewenangan untuk dipilih,” tegas Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tersebut.

AHY berambisi prinsip kesetaraan konstitusional tersebut menjadi landasan bagi fraksi-fraksi di parlemen dalam menyusun patokan sistem kepemiluan nan bakal diterapkan.

“Jadi mudah-mudahan itu nan menjadi landasan, sehingga apa pun sistem nan kemudian dikembangkan, itu tidak keluar dari filosofinya,” tutur AHY.

Ia menambahkan, konsistensi terhadap prinsip tersebut krusial lantaran patokan pemilu bakal memengaruhi seluruh tingkatan pemilu, mulai dari tingkat nasional hingga daerah.

“Baik untuk pemilihan presiden, pemilihan personil legislatif, dan pada akhirnya kelak pemilihan kepala wilayah nan juga tentunya ada kaitannya,” pungkasnya.

Penyerahan kartu tanda personil (KTA) kepada sejumlah Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (7/9/2026). Foto: Instagram/ @agusyudhoyono

Sekjen Demokrat Doakan AHY Jadi Pemimpin Nasional

Di forum nan sama, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron mendoakan AHY agar suatu saat menjadi pemimpin nasional.

Harapan tersebut disampaikan Herman saat memberikan laporan panitia dalam Pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Fraksi DPRD Partai Demokrat se-Indonesia di Jakarta, Selasa (8/9).

Di hadapan ribuan personil majelis dari beragam daerah, Herman awalnya menyinggung momentum penyelenggaraan Bimtek nan bertepatan dengan seperempat abad usia Partai Demokrat.

“Tentu dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Partai Demokrat ke-25, seperempat abad kita telah berkecimpung di masyarakat. Bimtek ini menjadi sangat krusial pada hari ini, dan kita berambisi kelak Ketua Umum bakal memberikan pencerahan kepada kita semua apa ke depan nan kudu kita lakukan,” katanya.

Herman kemudian membujuk seluruh kader nan datang untuk mendoakan AHY agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menghadapi tantangan politik hingga kelak menduduki tampuk kepemimpinan tertinggi negara.

“Dan tentu kita selalu bermohon agar Ketua Umum kita selalu diberikan kesehatan, diberikan kekuatan, melewati beragam ujian dan rintangan, dan kita doakan semoga suatu saat menjadi pemimpin nasional,” ucap Herman nan langsung diamini serentak oleh para peserta Bimtek.

Herman menegaskan angan tersebut dilandasi ketulusan jejeran kader, dengan angan membawa akibat kebaikan nan lebih luas bagi masyarakat di seluruh penjuru tanah air.

“Insyaallah angan nan tulus diijabah dan tentu ini menjadi keberkahan bukan untuk kita semua nan ada di sini, tetapi keberkahan untuk seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan