BPBD Banten Sebut Getaran Akibat Erupsi Krakatau Diprediksi Sampai Siang

Sedang Trending 37 menit yang lalu

Serang -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten memberikan penjelasan mengenai getaran nan terjadi akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Getaran tersebut diperkirakan tetap bakal terasa hingga siang ini.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana menyampaikan bahwa getaran terjadi lantaran erupsi, khususnya dipicu oleh keluarnya lava pada Sabtu (5/9/2026) tengah malam. Oleh lantaran itu, getaran diprediksi bakal terasa hingga 12 jam sejak awal erupsi.

"Kalau lava cair begitu, kelak getaran bisa melangkah sekitar 12 jam. Nah, jika nan agak padat, bisa 3 sampai 4 jam sudah selesai," kata Nana saat dikonfirmasi, Sabtu (5/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, getaran nan dirasakan masyarakat murni dipicu oleh aktivitas erupsi dan bukan berasal dari gempa bumi tektonik.

"Dari erupsi-erupsi itu, timbul gesekan nan memicu dentuman, bunyi gemuruh, dan kejadian mirip gempa. Sebenarnya bukan gempa, melainkan getaran tremor nan dirasakan teman-teman di lapangan," jelasnya.

BPBD Banten hingga saat ini tetap menghimpun laporan dari letak kejadian. Ia menyebutkan, belum ada laporan mengenai kerusakan gedung akibat getaran tersebut.

"Belum ada laporan maupun keluhan dari masyarakat mengenai gedung rusak, tidak ada. Hanya getaran-getaran mini saja," pungkanya.

(aik/aik)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News