Jakarta -
Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Blueray Cargo mengaku pernah memberikan akomodasi intermezo untuk Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan I Direktorat Penindakan dan Penyidikan, Orlando Hamonangan. Deddy mengatakan akomodasi intermezo itu berupa karaoke senilai Rp 40 juta.
Hal itu disampaikan Deddy saat diperiksa sebagai terdakwa kasus suap importasi peralatan pada Bea Cukai di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (12/6/2026). Untuk diketahui, Orlando juga menjadi tersangka dalam kasus ini namun belum disidangkan.
"Nah makanya tadi nyambung dengan nan ditanyakan tim advokat kaitan dengan akomodasi entertainment, salah satunya di momen itu?" tanya jaksa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oh iya," jawab Deddy.
"Baik. Budget-nya sampai berapa seingatnya Pak Deddy? Melebihi Rp 5 jutaan?" tanya jaksa.
"Apanya itu Pak? Karaokenya?" timpal Deddy.
"Rp 40 juta ya?" tanya jaksa
"Iya. Rp 40 juta," jawab Deddy.
Deddy mengatakan Blueray nan bayar duit untuk akomodasi karaoke Orlando tersebut. Deddy tak ingat apakah pembayaran dilakukan secara tunai.
"Budgetnya Blueray, hanya nan bayar ke bagian hotel alias bagian ini?" tanya jaksa.
"Saya," jawab Deddy.
"Itu bawa duit cash memang?" tanya jaksa.
"Lupa saya Pak," jawab Deddy.
Deddy mengatakan akomodasi intermezo berupa karaoke itu diberikan untuk membikin Orlando senang. Ia mengatakan akomodasi karaoke untuk Orlando itu diberikan sebanyak 3 kali.
"Tapi memang tadi di situ salah satu entertainment untuk membikin happy Pak Ocoy (Orlando) salah satunya?" tanya jaksa.
"Iya," jawab Deddy.
"Dan tadi budget-nya pokoknya ya mendekati Rp 40 jutaan lah?" tanya jaksa.
"Iya," jawab Deddy.
"Jadi ada tiga kali ya?" tanya jaksa.
"Iya," jawab Deddy.
Dalam kasus ini, jaksa KPK mendakwa tiga terdakwa ketua Blueray Cargo dalam kasus suap importasi peralatan pada Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC). Tiga terdakwa tersebut adalah terdakwa I John Field selaku ketua Blueray Cargo, terdakwa II Deddy Kurniawan Sukolo selaku Manajer Operasional Blueray Cargo, dan terdakwa III Andri selaku ketua tim arsip Blueray Cargo.
Jaksa KPK mengatakan ketiganya memberikan duit Rp 61,3 miliar dalam corak mata duit dolar Singapura. Selain uang, menurut jaksa, ketiganya juga didakwa memberikan sejumlah akomodasi serta peralatan mewah mencapai Rp 1,8 miliar.
(mib/idn)
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·