Cikal Bintang
, Jurnalis-Senin, 09 Maret 2026 |15:37 WIB

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak. (Foto: Instagram/persib)
BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menegaskan posisi puncak klasemen bukan agunan langkah mudah menuju tangga juara Super League 2025-2026. Pelatih asal Kroasia tersebut menilai ketatnya persaingan musim ini memaksa setiap tim untuk tampil habis-habisan dan tidak boleh lengah dalam satu laga pun demi menjaga asa meraih takhta tertinggi.
Persib Bandung saat ini memuncaki klasemen sementara Super League 2025-2026. Maung Bandung –julukan Persib– memimpin klasemen dengan koleksi 54 poin dari 23 pertandingan, unggul satu nomor atas Borneo FC nan duduk di ranking kedua.
Walau memimpin klasemen, Hodak mengakui persaingan dalam perebutan gelar juara musim ini sangat berat. Pelatih asal Kroasia itu mengatakan, nyaris semua pertandingan tidak bisa diprediksi lantaran tidak terpaku pada kemenangan tim besar saja.
“Saya selalu berbicara bahwa di liga ini semua bisa saling mengalahkan. Jadi itu kenapa liga ini sangat menarik dan liga ini sangat sulit. Hasil ini hanya membuktikan perihal tersebut, liga ini menarik dan sulit,” kata Hodak dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (iLeague), Senin (9/3/2026).
Ramon Tanque (kiri) berbareng Saddil Ramdani. (Foto: Instagram/persib)
1. Tren Positif Jelang Menjamu Persik Kediri
Terlepas dari itu, Persib Bandung sedang dalam tren positif menjelang pertandingan kontra Persik Kediri. Laga tersebut bakal berjalan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat pada Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·