Bobby: 2 Korban Keracunan MBG di Karo Dirujuk ke Jakarta

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Medan, CNN Indonesia --

Dua siswi korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dirujuk ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Keduanya, Febiona dan Agnesia, diberangkatkan dari Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, pada Sabtu (12/9).

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkapkan rujukan ke Jakarta dilakukan setelah Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meminta agar keduanya mendapat penanganan khusus.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, kedua siswi tersebut telah mendapatkan penanganan dari tim master di Sumut. Namun, keduanya dinilai memerlukan perawatan lebih lanjut lantaran mengalami kondisi psikologis nan lebih berat dibandingkan korban lainnya.

"Sebenarnya jika secara penanganan medis dari tim master nan membawa ke Jakarta, menyampaikan tim medis kita nan di Medan mumpuni. Namun kemarin kunjungan Bapak Wakil Presiden menyampaikan segala penanganan langsung dimonitor langsung oleh Bapak Wapres," kata Bobby usai melepas keberangkatan kedua siswa itu ke Jakarta itu di Bandara Kualanamu.

Bobby menjelaskan tim master dari Sumut juga ikut mendampingi Febiona dan Agnesia selama menjalani perawatan di Jakarta.

Pendampingan tersebut dilakukan agar proses pemulihan kedua korban tetap terkoordinasi dengan tim medis nan sebelumnya menangani mereka di Sumut.

Ia menegaskan proses pemulihan korban tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan psikologis anak-anak nan terdampak.

"Jadi anak nan memang mempunyai indikasi medis dan traumanya lebih tinggi daripada teman-temannya nan lain ini Pak Wapres minta langsung dibawa ke Jakarta dan penanganannya juga dari tim master kita juga ikut berangkat ke Jakarta. Ini atas perintah Bapak Wakil Presiden," ujarnya.

Sebanyak 353 pelajar di Kabupaten Karo mengalami keracunan usai menyantap MBG di sekolah pada 13 Agustus 2026. Para korban baru merasakan indikasi beberapa jam setelah mengonsumsi makanan nan dibagikan dalam program MBG.

Dari ratusan siswa nan terdampak, kondisi Febiona dan Agnesia tetap memerlukan perhatian khusus. Febiona dilaporkan mengalami gangguan ingatan dan kejang-kejang. Sementara Agnesia disebut mengalami masalah pada bagian ginjal. 

(fnr/fra)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional