BNPB Prioritaskan Kebakaran Hutan di OKI, 21 Titik Api Masih Terdeteksi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprioritaskan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel).

Di wilayah tersebut, api belum sepenuhnya padam dan tetap ditemukan sejumlah titik asap.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan kondisi karhutla di OKI tetap menjadi perhatian utama. BNPB juga terus memantau perkembangan di Kabupaten Muara Enim dan Banyuasin.

"Daerah nan kami prioritaskan adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir, lantaran di sana belum sepenuhnya padam dan beberapa titik asap ada di kabupaten tersebut," kata Berton di Jakarta, Rabu (2/9/2026).

Menurut dia, pemantauan juga dilakukan untuk memastikan titik api dan asap di sejumlah wilayah dapat dikendalikan. Di Banyuasin dan Muara Enim, misalnya, tetap ditemukan titik asap meski operasi water bombing telah dilakukan.

"Jadi, keseluruhan terdapat 21 titik api dengan luas lahan terbakar mencapai 92,5 hektare nan tersebar di wilayah tersebut di Sumsel," ujarnya.

Penanganan karhutla di Sumsel dilakukan secara terpadu melalui satgas darat dan udara. Namun, operasi pemadaman menghadapi hambatan berupa jarak pandang nan rendah akibat asap tebal.

Kondisi tersebut membatasi waktu operasi penerbangan. Tebalnya asap juga membikin sinar mentari lebih sigap berkurang sehingga waktu nan tersedia bagi armada udara untuk melakukan pemadaman menjadi lebih terbatas.

Dengan kondisi itu, petugas campuran sejauh ini baru sukses memadamkan lebih dari 24 hektare lahan dari total 92,5 hektare nan terbakar.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita