Binti Mufarida
, Jurnalis-Kamis, 10 September 2026 |15:33 WIB

BNPB menyampaikan pembaruan kebakaran rimba dan lahan di Indonesia.
JAKARTA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan seluas 421 hektar lebih lahan di enam provinsi prioritas sukses dipadamkan dari kebakaran rimba dan lahan (karhutla) hingga Rabu (9/9/2026). Penanganan tersebut dilakukan secara terpadu oleh satuan tugas (satgas) darat dan udara.
Enam provinsi nan menjadi konsentrasi penanganan karhutla meliputi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
"Sebagaimana kita ketahui bahwa ada enam provinsi prioritas terhadap penanganan karhutla, ialah di Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Kebencanaan BNPB, Berton S.P. Panjaitan, dalam pembaruan penanganan karhutla, Kamis (10/9/2026).
"Dan ini tentu kerja keras dari tim Satgas darat maupun Satgas udara, di mana tim ini telah bekerja secara luar biasa," lanjutnya.
Berton menyebutkan, jumlah personel Satgas darat nan dikerahkan untuk menangani karhutla mencapai 43.951 orang. Sementara itu, tim udara mengerahkan 17 armada patroli dan 38 armada untuk pengeboman air (water bombing).
"Total kabupaten nan terdampak saat ini sebesar 55 kabupaten/kota, dan tentu kami juga sudah melakukan semai garam melalui operasi modifikasi cuaca sebesar 7.600 kilogram," katanya.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·