BNI Ajak Masyarakat Nabung dari Sampah Jadi Saldo

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI melalui Program BNI Agen46 Bank Sampah membantu masyarakat mengelola sampah anorganik menjadi tabungan lewat sistem perbankan digital. Inisiatif tersebut dirancang untuk menghadirkan solusi konkret atas persoalan sampah sekaligus membuka akses jasa finansial umum bagi masyarakat.

Melalui skema ini, masyarakat diajak memilah dan menyetorkan sampah anorganik berbobot ekonomis seperti botol plastik, kardus, logam, hingga minyak jelantah. Sampah nan telah ditimbang kemudian dikonversi menjadi saldo tabungan di rekening BNI milik nasabah.

Proses konversi dilakukan secara real-time melalui sistem BNI Agen46 dengan menggunakan mesin Electronic Data Capture (EDC). Setelah tercatat sebagai saldo tabungan, sampah nan terkumpul bakal dibeli oleh mitra pengepul untuk selanjutnya didaur ulang dan diolah kembali.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan program ini tidak hanya membantu mengurangi timbulan sampah nan berhujung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga menciptakan nilai ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

"Selain itu, keberadaan Agen46 Bank Sampah turut memperluas jangkauan jasa finansial BNI, khususnya bagi masyarakat nan sebelumnya belum mempunyai akses perbankan formal," kata dia dikutip Senin (20/4/2026).

"Dengan BNI Agen46 Bank Sampah, sampah bisa menjadi tabungan dan lingkungan menjadi lebih bersih serta nyaman. Program ini merupakan bentuk komitmen BNI dalam mendukung keberlanjutan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat," tambah Okki.

Dia menegaskan, melalui integrasi ekonomi sirkular dan jasa finansial digital, BNI berambisi masyarakat semakin terdorong untuk mengelola sampah secara bertanggung jawab sekaligus meningkatkan kesejahteraan melalui akses finansial nan lebih inklusif dan berkelanjutan.

(dpu/dpu)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News