BMKG Sebut OMC Berhasil Picu Hujan dan Tekan Karhutla, Operasi di Kalbar-Kalteng Diperpanjang

Sedang Trending 48 menit yang lalu

BMKG Sebut OMC Berhasil Picu Hujan dan Tekan Karhutla, Operasi di Kalbar-Kalteng Diperpanjang

Kebakaran Hutan (foto: BNPB)

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menangani kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah sukses memicu hujan di sejumlah wilayah.

Atas hasil tersebut, pemerintah memutuskan memperpanjang penyelenggaraan OMC di kedua wilayah mulai 5 hingga 14 September 2026 dengan support pembiayaan dari Kementerian Kehutanan dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Tri Handoko Seto mengatakan, BMKG mengoptimalkan kajian cuaca untuk menentukan potensi awan nan dapat digunakan dalam operasi penyemaian garam.

"Penyemaian awan dilakukan di area lahan gambut nan terdeteksi hotspot untuk mengurangi titik panas dan memperbaiki kualitas udara akibat pekatnya kabut asap," ujar Seto di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

OMC di Kalimantan Barat sebelumnya berjalan sejak 22 Agustus hingga 4 September 2026. Operasi nan didukung pembiayaan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) tersebut melibatkan koordinasi BMKG berbareng BNPB, TNI Angkatan Udara, Kementerian Kehutanan, dan pemerintah daerah.

Sementara itu, Direktur Operasional Modifikasi Cuaca BMKG, Budi Harsoyo mengatakan, selama operasi di Kalimantan Barat, petugas telah menerbangkan puluhan sorti untuk melakukan penyemaian awan.

"Dalam operasi ini, petugas menerbangkan 27 sorti dengan total bahan semai 24.600 kilogram garam murni (Natrium Klorida/NaCl) pada ketinggian 6.000 hingga 10.000 kaki untuk menembus awan hujan potensial," ujar Budi.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com