Black Mirror Season 8 Mulai Diproduksi

Sedang Trending 8 jam yang lalu
Black Mirror S6. Foto: Dok. Netflix

Netflix resmi memulai produksi Black Mirror Season 8, menandai kembalinya serial antologi fiksi ilmiah distopia garapan Charlie Brooker. Produksi musim terbaru ini berjalan di Inggris dan disebut sudah dimulai sejak musim panas 2026.

Meski demikian, Netflix belum mengungkap tanggal tayang, jumlah episode, daftar pemeran, maupun perincian cerita untuk musim kedelapan.

Brooker kembali menjadi salah satu tokoh utama di kembali pengembangan musim terbaru. Sebelumnya, ketika Netflix mengonfirmasi kembalinya Black Mirror, Brooker mengatakan serial tersebut bakal kembali "lebih Black Mirror dari sebelumnya". Ia juga mengisyaratkan bahwa buahpikiran untuk musim berikutnya sudah mulai dikembangkan.

Produksi Black Mirror Musim Kedelapan Berlangsung di Inggris

Kabar produksi Season 8 menjadi perkembangan krusial setelah musim ketujuh dirilis pada April 2025. Jarak produksi antarmusim kali ini terbilang relatif singkat dibandingkan periode sebelumnya, ketika Black Mirror sempat mengalami jarak hingga sekitar empat tahun.

Salah satu letak nan dilaporkan menjadi tempat pengambilan gambar adalah Hope Cove di Devon, Inggris. Sebuah properti di area tersebut disebut diubah menjadi letak berjulukan "Sandcastle Hotel" untuk kebutuhan produksi.

Namun, Netflix belum menjelaskan apakah letak tersebut berangkaian dengan salah satu cerita utama Season 8. Mengingat format Black Mirror sebagai serial antologi, satu letak produksi juga belum bisa dijadikan petunjuk mengenai keseluruhan tema musim baru.

Black Mirror merupakan serial antologi nan diciptakan oleh Charlie Brooker. Serial ini dikenal melalui cerita-cerita fiksi ilmiah nan mengeksplorasi akibat teknologi terhadap kehidupan manusia, mulai dari kepintaran buatan, media sosial, realitas virtual, hingga teknologi nan memungkinkan manusia memanipulasi ingatan.

Netflix sendiri menggambarkan Black Mirror sebagai serial antologi nan menghadirkan kisah-kisah penuh kejutan mengenai sisi terburuk manusia sekaligus penemuan teknologi nan dapat mengubah kehidupan.

Salah satu cuplikan segmen Black Mirror bagian Smithereen. Foto: Courtesy of Netflix

Salah satu kekuatan utama serial ini adalah kemampuannya menggabungkan beragam genre. Sebuah bagian dapat berbentuk thriller psikologis, drama emosional, horor, satire sosial, hingga fiksi ilmiah dengan konsep teknologi nan ekstrem.

Musim ketujuh, misalnya, menghadirkan enam bagian dengan pendekatan nan berbeda. Ceritanya mencakup teknologi untuk mempertahankan hidup manusia dalam "Common People," realitas imersif dalam "Hotel Reverie," teknologi nan memungkinkan seseorang memasuki kenangan masa lampau dalam "Eulogy," hingga kelanjutan cerita "USS Callister" melalui bagian "USS Callister: Into Infinity".

Season 7 juga menunjukkan bahwa Black Mirror tidak selalu kudu menghadirkan cerita nan sepenuhnya berdiri sendiri. "USS Callister: Into Infinity" menjadi sekuel langsung dari bagian "USS Callister" nan pertama kali muncul pada Season 4.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan